GRESIK, Berita Utama – Pertandingan sengit tersaji antara Jakarta STIN BIN melawan Jakarta Bhayangkara Presisi berkesudahan 3-2 dalam lanjutan Final Four PLN Mobile Proliga di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Kamis malam (23/02/2023).
“Kemenangan ini adalah keberuntungan,” ujarAsisten Pelatih Jakarta STIN BIN Agus Jumaidi saat jumpa pers seusai pertandingan.
Ditambahkan, dia sempat merasa cemas dan khawatir ketika pertandingan memasuki set kelima. Sebab, ada penurunan stamina dan performa pada diri anak asuhnya.
“Di set kelima tadi kelihatan, pemain banyak penurunan tenaga dan stamina. Akhirnya mereka tampak kelelahan, karena semua tenaga dihabiskan di set-set awal pertandingan,” terangnya.
Sementara itu, salah satu pemain muda Jakarta STIN BIN Farhan Halim mengatakan detik-detik krusial terjadi saat memasuki set kelima.
“Seperti yang diinstruksikan pelatih dan asisten pelatih, kita main tidak boleh asal pasrah. Bagaimana pun kondisi di lapangan. Makanya, di set kelima kita tidak pasrah begitu saja,” jelas pemain berusia 21 tahun.
Meski begitu, beberapa perubahan strategi dalam tim menurutnya cukup berpengaruh pada kemenangan perdananya.
“Awalnya, yang bareng setter di depan itu Isaac dan Rozalin Penchev. Kemudian sedikit ada perubahan, saya maju di depan. Mungkin ada faktor itu juga sih,” cetus dia.

JALANNYA PERTANDINGAN
Kedua tim saling menunjukkan performa yang sangat luar biasa. Tidak ingin kalah, jual beli serangan terjadi sejak set kesatu hingga set kelima berakhir. Bahkan, kedua tim juga saling kejar – mengejar poin.
Pada set kesatu, Jakarta Bhayangkara Presisi yang dilatih Reidel Toiran berhasil unggul tipis atas Jakarta STIN BIN dengan skor (23-25). Daudi Okello, salah satu pemain asing andalannya yang berposisi sebagai opposite beberapa kali berhasil melancarkan smash keras yang menghasilkan poin.
Memasuki set kedua, permainan didominasi oleh Jakarta STIN BIN yang dilatih oleh Alessandro Fadul. Bahkan, boom spike yang diberikan oleh Isac Viana Santos sempat memperjauh poin yang diperoleh STIN BIN yakni (14 – 7), unggul atas Bhayangkara Presisi. Kemenangan berhasil dipertahankan.
Bhayangkara Presisi berhasil mengimbangi perlawanan di awal-awal pertandingan set ketiga. Smash keras Muagututia sempat memperkecil ketertinggalan poin (11-7) dari Jakarta STIN BIN. Namun, Isaac Viana dkk masih mendominasi dan memenangkan pertandingan set ketiga dengan keunggulan akhir (25-17).
Memasuki set keempat, pertandingan sengit kembali terjadi. Saling kejar mengejar poin dari angka 13 hingga angka 22 dilakukan oleh kedua tim. Nasib untung berpihak pada Daudi Okello dkk, Bhayangkara Presisi berhasil mempecundangi STIN BIN dengan poin akhir (22-25).
Di set penentuan, pertandingan dengan tensi panas tersaji. Namun, keberuntungan berpihak pada tim Jakarta STIN BIN yang berhasil menang dengan poin akhir (17-15) atas Jakarta Bhayangkara Presisi.
Komentar telah ditutup.