GRESIK, Berita Utama – Hujan lebat yang mengguyur Pulau Bawean Gresik selama hampir seharian pada Minggu kemarin (13/02/2023) menyebabkan tanah longsor. Tidak hanya itu, longsoran tanah dan batuan besar sempat membuat akses jalan lingkar Bawean menuju bandara Harun Tohir lumpuh total.
Informasinya, tanah longsor yang terjadi di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean terjadi pada Senin (13/02/2023). Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Iya terjadi tanah longsor di Bawean pagi tadi, tepatnya di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak,” kata Kepala BPBD Gresik Darmawan kepada beritautama.co, Senin (13/02/2023).
Terpisah, Kepala Desa Tanjungori Nur Ahli kepada awak media mengatakan, pihaknya bersama petugas Polsek dan warga setempat langsung melakukan evakuasi terhadap longsoran tanah serta bebatuan yang menutup akses jalan.
“Akses jalan memang sempat tertutup. Namun, perlahan bisa dibersihkan. Sekitar jam 08.00 pagi sepeda motor bisa lewat dan jam 10.00 pagi kendaraan roda empat juga bisa lewat jalan tersebut,” tandas dia.
Sementara itu, Anggota DPRD Gresik dari Pula Bawean, Lutfi Dhawam meminta Pemkab Gresik menempatkan alat berat berukuran kecil di Pulau Bawean. Tujuannya ketika ada bencana langsung bisa cepat ditangani.
“Kita sudah berulangkali mendesak agar ditempatkan alat berat ukuran kecil yang fleksibel di Pula Bawean. Ketika ada bencana disana, bisa langsung ditangani. Kenyataanya, belum juga digubris,”kecamnya.
Politisi Partai Gerindra tersebut mengaku prihatin dengan bencana yang bertubi-tubi melanda Pulau Bawean. Untuk itu, pihaknya meminta ada mitigasi bencana disana.
Komentar telah ditutup.