GRESIK, Berita Utama- Ratusan lembaga pendidikan mulai pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMP sederajat se-Kabupaten Gresik bisa bernafas lega. Sebab, pengajuan hibah untuk pembangunan fisik yang telah masuk dalam APBD Gresik tahun 2023 segera cair sebelum tutup tahun anggaran.
Kepastian itu, setelah Komisi IV DPRD Gresik menggelar rapat lanjutan dengan mengundang Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik dan Bagian Hukum Pemkab Gresik serta Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik, Senin (27/11/2023).
“Sudah beres semua. Tinggal realisasi saja.’ujar Ketua Komisi IV DPRD Gresik Mochammad.
Dijelaskan, SK Bupati untuk lembaga PAUD sebanyak 495 lembaga dengan anggaran sekitar Rp 24 miliar sudah diteken bupati. Kemudian, SD/MI sebanyak 79 lembaga dengan alokasi anggaran sebesar nilainya Rp 5 miliar. Sementara untuk SMP/MTS sebanyak 45 lembaga sebesar Rp3, 9 miliar.
Sedangkan hibah barang untuk 112 lembaga PAUD sebesar Rp4,3 miliar. 22 lembaga SD/MI sebesar Rp 1,4 miliar dan 16 lembaga SMP sederajat sebesar Rp 1,1 miliar. Total Rp 40,3 miliar.

‘Untuk teknisnya administrasi sudah dilakukan Dinas Pendidikan. Begitu juga dengan persoalan anggaran di BPPKAD sudah siap, “imbuh dia.
Terkait mekanisme pencairannya kegamangan antara swakelola dan kontraktual yang dikerjakan pihak ketiga, Mochammad menegaskan sepakat yakni swakelola. Hal tersebut juga berdasarkan dari asistensi atau pendampingan dari aparat penegak hokum (APH)
‘Pada pertengahan Desember, kita harapkan sudah bisa dicairkan semua. Intinya sudah tidak ada masalah. Dipastikan pertengahan Desember cair,” pungkasnya.
Komentar telah ditutup.