GRESIK, Berita Utama- Cargill berhasil mengintegrasikan teknologi canggih dalam Industri 4.0 di fasilitas produksi kakao di Gresik. Yani, menggunakan teknologi canggih untuk otomatisasi proses, pemantauan data secara real-time, dan manajemen energi dengan tujuan mengoptimalkan proses, menciptakan produk bernilai tambah, dan mendukung pembelajaran berkelanjutan serta peningkatan keterampilan bagi timnya.
Sehingga, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia(Kemenperin RI) mengapreiasid engan menganugerahi penghargaan “INDI 4.0 2024” dalam kategori Smart Factory. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menperin RI, Agus Gumiwang Kartasasmita.
INDI 4.0 (Indonesia Industry 4.0 Readiness Index) diluncurkan oleh Kemenperin a pada 4 April 2018 silam. Tujuannya, menilai dan meningkatkan kesiapan industri Indonesia dalam menghadapi Industri 4.0. Inisiatif ini berfokus padapeningkatan daya saing melalui peningkatan kualitas produk, produktivitas, dan efisiensi.
INDI 4.0 menggunakan kerangka kerja terstruktur dengan lima pilar dan 17 bidang, yang menekankan otomatisasi, pertukaran data, dan teknologi manufaktur cerdas untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.
“Kami menghargai pengakuan atas upaya kami dalam Smart Manufacturing dan keunggulan operasional.”ujar Francesca Kleemans, Managing Director, Food Solutions Southeast Asia dalam siaran persnya, Rabu (16/10/2024).
Ditamabkan praktik teknis yang maju adalah inti dari komitmen Cargill untuk memenuhi kebutuhan pangan dunia dengan cara yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. “Di pabrik kakao Cargill di Gresik, kami menggunakan teknologi canggih untuk otomatisasi proses, pemantauan data secara real-time, dan manajemen energi dengan tujuan mengoptimalkan proses, menciptakan produk bernilai tambah, dan mendukung pembelajaran berkelanjutan serta peningkatan keterampilan bagi tim kami,”pungkas dia.
Komentar telah ditutup.