GRESIK, Berita Utama- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Gresik bersinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Gresik dengan meresmikan kampung Zakat Community Development (ZCD) ternak produktif di Dusun Srembi Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, Kamis (19/10/2023).
ZCD merupakan program pemberdayaan kelompok atau komunitas yang berintegrasi pada aspek ekonomi dan sosial.
Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Muhammad Zakki mengungkapkan, adanya program ZCD kampung ternak diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan.
“Seiring perkembangan, wakaf juga dapat berupa wakaf produktif yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, “ujarnya.
Selain ternak, sambung dia, kedepan ada program budidaya lele dan sumur bor agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat di musim kemarau seperti saat ini.
“Program itu merupakan aksi nyata memanfaatkan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) untuk membangkitkan ekonomi mustahik dan penanggulangan kemiskinan, “tandasnya.
Pada kesempatan turut diserahkan secara simbolis, program ternak kambing produktif sinergi dengan BAZNAS Provinsi Jatim kepada 10 orang penerima manfaat atau mustahik. Sebanyak 40 kambing jantan 1 kambing betina dengan total 41 kambing bantuan dari BAZNAS Provinsi Jatim senilai Rp 75 juta -. Sedangkan bantuan kandang dari BAZNAS Gresik senilai Rp 30 juta dengan total keseluruhan bantuan sebesar 105.000.000.
Selain itu, diserahkan program bantuan MCK senilai Rp 3 juta beasiswa pendidikan Rp 9 juta, Marbot Rp 600 ribu dan santunan yatim Rp 1.5 juta. Total bantuan kampung ZCD Desa Kembangan Kecamatan Kebomas BAZNAS Gresik sinergi dengan BAZNAS Provinsi Jatim sebesar Rp 188 juta.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) megapresiasi program tersebut. Menurutnya ada sinergitas yang luar biasa, karena program tersebut disalurkan dalam bentuk ZCD. Pihaknya berharap program tersebut harus terus berlanjut di desa desa lain di Kabupaten Gresik. Tujuannya adalah untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat melalui ekosistem peternakan.
“Ini sebagai salah satu upaya kita bersama dalam pengentasan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik, “ungkapnya.
Kedepan, bupati meminta kepada dinas pertanian dan peternakan untuk melakukan pendampingan pada hewan ternak mustahik. Baik pemberian nutrisi maupun vaksin secara berkala. Selain itu memberikan wawasan kepada peternak agar memperhatikan kawasan lingkungan yang bersih dan sehat. “Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pada hewan, selain sehat, dapat berkembang. Hewan-hewan ternak tersebut agar layak dan halal untuk di konsumsi,”pungkas dia.
Komentar telah ditutup.