GRESIK, Berita Utama – Banjir akibat luapan Kali Lamong di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme terus meluas dan ketinggian air semakin naik. Imbasnya, sebanyak 405 rumah terendam air dengan ketinggian 10-40 cm. Padahal, sebelumnya hanya merendam 50 rumah. Selain itu, jalan lingkungan terendam sepanjang 900 meter dengan ketinggian 10-40 cm, jalan raya arah Benjeng sepanjang 750 meter dengan ketinggian air 30-85 cm.
Jalan poros desa tergenang air sepanjang 400 meter dengan ketinggian 80 cm. Termasuk juga 50 hektar sawah dan 25 hektar tambak tergenang dengan kedalaman air sekitar 2-3 meter.
“Kondisi genangan masih tetap. Tapi sudah ada sedikit penurunan ketinggian air,” kata Kepala Desa Morowudi Mochammad Sholeh kepada beritautama.co, Kamis (23/02/2023).
Dia mengatakan, seluruh warganya masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Kendati demikian, dua dapur umum didirikan secara swadaya oleh warga setempat.
“Dapur umum di dusun yang banyak terdampak di dusun Morowudi Wetan dan satunya di Dusun Ngebret,” imbuhnya.
Pihaknya berharap adanya pasokan logistik dari Pemkab Gresik dan pihak terkait apabila kondisi genangan tetap bertahan.

Selain itu, bnjir akibat luapan anak Kali Lamong di Kecamatan Cerme juga mulai merendam Desa Iker-iker Geger. Sedangkan ketinggian air di Desa Jono juga mulai naik setinggi paha orang dewasa. Termasuk, genangan air yang masih bertahan di Desa Dungus.
Komentar telah ditutup.