F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar

Beritautama.co - Juni 15, 2026
F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar
 - (Beritautama.co)
|


GRESIK, Berita Utama– Postur APBD tahun 2025, faktanya belum se- ideal yang diharapkan dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD), kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih merangkak di 38,73 % dari total pendapatan daerah.
“Artinya kriteria kemandirian fiskal
masih tergolong rendah karena masih dibawah 50 persen kontribusi pendapatan asli daerah ( PAD ),”ujar Nur Yahya Hanafi yang membacakan pemandangan umum (PU) F-PKB DPRD Gresik terkait laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Gresik tahun 2025 dalam rapat paripurna, Senin (15/06/2026).
FPKB DPRD Gresik juga mempertanyakan kepada pemerintah daerah, instrumen strategis yang telah diupayakan dan terbukti efektif menopang kenaikan PAD
ditahun 2025.
‘Sebab, spirit UU HKPD yang berfokus kepada perombakan regulasi agar pemda mampu menaikkan rasio PAD secara massif melalui beberapa instrument strategis,”imbuh dia.
Dalam kerangka operasional UU HKPD, kata Yahya, aset daerah tidak lagi
sekadar dicatat sebagai inventaris daerah semata melainkan dikelola sebagai instrumen fiskal utama untuk mewujudkan kemandirian
daerah.
‘Apa implementasi program disektor tata kelola aset daerah yang terbukti efektif menopang PAD di tahun 2025?,”tanya dia.


Setidaknya, sambung Yahya, ada 2 organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil pendapatan daerah yang performa realisasi kinerjanya dibawah target yang ditetapkan.
Yanni, Dinas Perhubungan (Dishub) hanya 65,89 % dan Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) hanya 60,49 %.
“Terhadap rendahnya kinerja dikedua OPD tersebut, apa rasionalisasi pemerintah daerah?,”tanya dia.
FPKB juga mempertanyakan asumsi kebocoran pendapatan daerah ditahun 2025.
‘ Di titik krusial mana yang menjadi celah kebocoran pendapatan daerah tahun 2025,”imbuh dia.
Tingginya sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA lpada tahun anggaran 2025, kata Yahya, menyiratkan problem konsolidasi anggaran daerah, disatu sisi diet fiskal dengan efisiensi belanja yang tinggi telah membukukan surplus anggaran sebesar Rp 452, 6 miliar.
” Di sisi yang lain realisasi belanja modal daerah hanya sebesar Rp 284 , 1 miliar. Sehingga efisiensi anggaran kontraproduktif dengan penyerapan anggaran di pos belanja produktif yang sangat tidak optimal,”urai dia.
Untuk itu. FPKB DPRD Gresik mempertanyakan kepada pemerintah daerah kontraproduktifnya semangat efisiensi dengan serapan anggaran
dipos belanja produktif tercermin dari rendahnya realisasi belanja di
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) yang hanya 46,57 % dari
target yang ditetapkan.
‘Mohon dijelaskan rendahnya serapan
anggaran pada OPD dimaksud dengan menyertakan faktor-faktor penghambatnya di tahun 2025,” tukas dia.
Mandatory spending, jelas dia, minimal 40 % dari total belanja APBD diluar bagi
hasil dan transfer ke daerah dan desa difokuskan untuk intervensi
di sektor infrasturktur.
Cakupan fisik dari infrastruktur yang dimaksud berorientasi kepada penciptaan lapangan kerja, pengentasan
kemiskinan dan pemerataan layanan. “Mohon dijelaskan realisasi
anggaran belanja daerah di sektor infrastruktur transportasi, infrastruktur utilitas dasar serta infrastruktur sosial dan layanan dasar yang sejalan dengan orientasi penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan serta pemerataan layanan ditahun 2025,”pintanya.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar

F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Ditetapkan Jadi Ketua DPC PKB Gresik, Syahrul Butuh Kebersamaan Semua Kader

Ditetapkan Jadi Ketua DPC PKB Gresik, Syahrul Butuh Kebersamaan Semua Kader

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Silpa Lebih Besar daripada Realisasi Belanja Modal di APBD Gresik 2025

Silpa Lebih Besar daripada Realisasi Belanja Modal di APBD Gresik 2025

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Petrokimia Gresik Pertahankan Predikat TOP CSR

Petrokimia Gresik Pertahankan Predikat TOP CSR

Berita   Ekonomi   Sorotan
Pemkab Gresik Perluas Jangkauan Program Bunda Puspa di 80 Desa

Pemkab Gresik Perluas Jangkauan Program Bunda Puspa di 80 Desa

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Kemenaker Buka pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Ini Lokasinya

Kemenaker Buka pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Ini Lokasinya

Berita   Nasional   Pemerintah   Sorotan
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita Sabu 209 Gram

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita Sabu 209 Gram

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled