Anggaran Pembinaan Ribuan Koperasi di Gresik Minim, Pemkab hanya Sediakan Rp 76 Juta

Beritautama.co - Desember 22, 2024
Anggaran Pembinaan Ribuan Koperasi di Gresik Minim, Pemkab hanya Sediakan Rp 76 Juta
MIRIS. Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi ketika menjadi pemateri dalam seminar yang diadakan PGN Saka pekan kemarin. - (Beritautama.co)
|

GRESIK, Berita Utama- Koperasi menjadi soko guru perekonomian yang berlandaskan nilai pancasila serta asas kekeluargaan yang tertuang dalam pasal 33, 34, dan 37 UUD tahun 1945.  Keberadaanya masih dibutuhkan masyarakat dan tetap eksis, meski perhatian dari pemerintah tidak terlalu baik.

Menurut Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi, ada sekitar ada sekitar 1.584 koperasi dengan berbagai macam pengelolanya di Gresik. Namun, separuhnya saja yang aktif. Juga ada koperasi ponsok pesantren (Kopontren) yang jumlahnya sekitar tak jauh dari 94 kopontren yang hampir sama dengan  lembaga pondok esantren di Gresik dengan 23.551 santri.

“Alokasi anggaran yang khusus untuk koperasi dalam APBD Gresik tahun 2025 hanya sebesar Rp 76,7 juta.  Kopontren harus berbagai dengan total sekitar 1.584 koperasi di Gresik. Jadi, sangat minim sekali,”ujar dia, Minggu (22/12/2024).

Dijelaskan politisi Partai Gerindra ini, APBD Gresik tahun 2025 digedok sebesar Rp 3,8  triliun. Sedangkan pagu anggaran untuk Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) sebesar Rp 67,2 miliar dengan alokasi untuk urusan pilihan perindustrian sebesar Rp 21,3 miliar dan alokasi untuk urusan Koperasi dan Usaha Mikro sebesar Rp 4,3  miliar.

“Yang khusus untuk koperasi hanya sebesar Rp 76,7 juta. Padahal, volume usaha koperasi di Gresik dapat mencapai Rp 4,2 triliun melebihi dari kekuatan APBD Gresik,”tukas dia.

Khusus kopontren, sambung Muhammad Kurdi yang juga mengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muniroh Kecamatan Ujungpangkah ini, keberadaanya bisa jadi dipandang tidak seksi dengan semakin maraknya kegiatan industrialisasi di Gresik yang tercatat sekitar 1.811 industri.

Tantangan lain yang dihadapi Kopontren, sambung dia, minimnya support alokasi anggaran dari pemerintah. Ditambah lagi,minat ke Pesantren semakin menurun, otomatis berdampak pada keberlangsungan Kopontren.

Disisi lain, lanjut Kurdi, ada peluang besar di tengah pergeseran Gresik sebagai kota santri bergerak ke industri. Apalagi, tercatat ada 261.881 pekerja di Gresik yang berkutat di sektor industri.

“Industrialisasi harusnya justru mempercepat proses alih teknologi bisnis Kopontren. Juga memungkinkan perjumpaan yang multikultural. Sehingga captive market Kopontren harusnya semakin luas. Yang jelas, Identitas Gresik sebagai kota santri adalah jati diri. Harusnya semakin kokoh dilindungi,”tegasnya.

Pihaknya juga sudah mengkomunikasikan dengan Diskoperindag Gresik yang mengaku ada pembinaan kelembagaan kopontren, maupun SDM pengurus juga usaha kopontren melalui one pesantren one product.

Hal ini selaras dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiki salah satu program unggulan, yaitu One Pesantren One Product (OPOP) yang merupakan sebuah program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis Pondok Pesantren melalui pemberdayaan santri, pesantren, dan alumni pondok pesantren.  Program OPOP bertujuan untuk menciptakan kemandirian umat melalui para santri, masyarakat dan Pondok Pesantren itu sendiri, agar mampu mandiri secara ekonomi, sosial dan juga untuk memacu pengembangan skill, teknologi produksi, distribusi, pemasaran melalui sebuah pendekatan inovatif dan strategis. OPOP juga diadakan agar produk pesantren bisa berkompetisi dengan pengusaha-pengusaha lainnya.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar

F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Ditetapkan Jadi Ketua DPC PKB Gresik, Syahrul Butuh Kebersamaan Semua Kader

Ditetapkan Jadi Ketua DPC PKB Gresik, Syahrul Butuh Kebersamaan Semua Kader

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Silpa Lebih Besar daripada Realisasi Belanja Modal di APBD Gresik 2025

Silpa Lebih Besar daripada Realisasi Belanja Modal di APBD Gresik 2025

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Petrokimia Gresik Pertahankan Predikat TOP CSR

Petrokimia Gresik Pertahankan Predikat TOP CSR

Berita   Ekonomi   Sorotan
Pemkab Gresik Perluas Jangkauan Program Bunda Puspa di 80 Desa

Pemkab Gresik Perluas Jangkauan Program Bunda Puspa di 80 Desa

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Kemenaker Buka pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Ini Lokasinya

Kemenaker Buka pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Ini Lokasinya

Berita   Nasional   Pemerintah   Sorotan
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita Sabu 209 Gram

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita Sabu 209 Gram

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled