GRESIK, Berita Utama– upaya pemenuhan hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), maka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik menggelar Jambore Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) yang diikuti 78 peserta dan 21 pendamping perwakilan dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Inklusif se-Kabupaten Gresik. Tujuannya agar mereka bisa merasakan hak yang sama seperti anak-anak lainnya.
“Gresik terus berbenah menjadi daerah yang ramah bagi ABK dan penyandang disabilitas,” kata Plt Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min) yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik ketika membuka kegiatan, Selasa (29/10/2024).
Melalui kegiatan kepramukaan ini, Bu Min, sapaan akrab Plt Bupati Gresik, berharap agar adik-adik istimewa ini dapat bergembira, belajar, dan membentuk karakter.
“Jambore ABK ini adalah salah satu bentuk pembelajaran pendidikan karakter. Ini untuk memaksimalkan kemampuan penginderaan anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan jiwa patriotisme, memupuk rasa persaudaraan antar peserta, dan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan tema “MASTRA” (Mandiri, Santun, dan Bergembira), Jambore PBK ini menyajikan beragam kegiatan produktif yang menyenangkan.
Komentar telah ditutup.