GRESIK, Berita Utama – Dukungan bagi pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) terus mengalir dan menguat dengan terbentuknya Laskar Santri AMIN di Kabupaten Gresik, dengan target kemenangan 62 persen pemilih pada gelaran Pilpres 2024.
Pembentukan Laskar Santri AMIN Gresik bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah Al-Ibrohimi, Kecamatan Manyar.
Dukungan yang datang dari kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan bagi Paslon Capres Cawapres AMIN.
Ahmad Mufissalam (Gus Salam), Ketua Laskar Santri AMIN Gresik mengungkapkan bahwa, pihaknya telah melakukan konsolidasi di akar rumput.
“Membentuk korcam dan kordes langsung di akar rumput,” ujarnya kepada beritautama.co, Senin (18/12/2023).
Lebih lanjut, Gus Salam menekankan bahwa, pembentukan Laskar Santri AMIN membawa harapan besar untuk pemenangan AMIN dalam Pilpres 2024.
“Khusus basis santri lebih-lebih kelompok atau organisasi yang ingin gabung untuk kemenangan AMIN,” imbuhnya.
Menyikapi hal ini, KH. Khoirul Atho’ selaku pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah Al-Ibrohimi, Manyar, menjelaskan bahwa tujuan dari pembentukan Laskar Santri AMIN Gresik adalah untuk menyempurnakan struktur relawan dari Koordinator wilayah hingga ke tingkat desa.
“Puncaknya AMIN menang dalam Pilpres 2024 ini. AMIN Menang, Menang, Menang!,” tandasnya.
Sedangkan M Syahrul Munir yang hadir mewakili PKB sebagai partai politik pengusung AMIN mengajak masyarakat Gresik banyak yang berlatar belakang santri untuk memenangkan AMIN.
“Kita optimis bisa mendapatkan dukungan dari warga Gresik,”papar dia.

Ketua FPKB DPRD Gresik tersebut menjelaskan,banjir Kali Lamong yang menjadi langganan masyarakat Gresik masih belum bisa dituntaskan. Padahal, banyak anggaran yang sudah masuk dari APBD Gresik. Termasuk pemerintah pusat telah mengeluarkan peraturan presiden (Perpres) untuk percepatan pembangunan Gresik Bangkalan Mojokerto Surabaya Sidoarjo dan Lamongan (Gerbangkertosusilo). Salah satunya untuk mengatasai masalah banjir akibat Kali Lamong.
“Namun, belum juga teralisasi dari pemerintah pusat karena dana dialihkan untuk pembangunan IKN (Ibukota Negara-red). Makanya, ketika memenangkan AMIN, kita berharap permasalahan tahunan yang tak kunjung selesai, bisa tuntas,”pungkas dia.
Komentar telah ditutup.