GRESIK, Berita Utama – Gabungan aktivis di Kabupaten Gresik turun jalan membagikan 1000 paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di depan gedung DPRD Gresik, Kamis (13/4/2024).
Mereka juga melakukan orasi menyuarakan 11 tuntutan sambal memasang sejumlah spanduk di area halaman kantor wakil rakyat, salah satunya bertuliskan ‘Dewan Penghianat Rakyat’.
“Bagi-bagi ribuan paket takjil ini rutin kita gelar setiap bulan Ramadan. Namun tidak sekedar bakti sosial, kita sekaligus membawa beberapa tuntutan baik isu nasional maupun daerah, terlebih problematika yang saat ini masih dirasakan di tengah masyarakat Gresik,” kata Koordinator Gepal Syafi’uddin kepada beritautama.co, Kamis (13/4/2023).
Adapun 11 tuntutan yang disuarakan, diantaranya tangkap dan adili pelaku korupsi PDAM Gresik, usut tuntas penyelewengan dana hibah UMKM, tingginya angka pengangguran, mahalnya biaya pendidikan, dan gagal mengatasi banjir tahunan.
Kemudian berikan perlindungan dan kesejahteraan untuk pekerja Non PNS, batalkan Undang-Undang (UU) Ciptakerja, segera sahkan Perpu PPRT, penataan PKL lebih manusiawi, stop menekan jukir dengan dalih target, dan segera sahkan RUU Perampasan Aset.
Ditambahkan, kegiatan tersebut bentuk tradisi para aktivis dalam melakukan kontrol sosial untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Termasuk melakukan kontrol terhadap kebijakan pemerintah.
“Mereka (legislatif, red) seharusnya bekerja kepada rakyat. Tetapi faktanya saat ini mereka masih terkesan bekerja untuk partai. Padahal kita ketahui angka kemiskin masih cukup tinggi, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat yang belum sepenuhnya terwujud,” terang dia.
Pihaknya juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menyuarakan 11 tuntutan yang dibawa. Sehingga pemerintah sebagai pemegang kendali kebijakan benar-benar peduli terhadap kondisi masyarakat di bawah.
“Pemerintah hari ini harus melihat di bawah, agar betul-betul mahami problematika yang tengah dirasakan oleh rakyat, karena itu kami mengajak masyarakat untuk bergerak bersama-sama,” pungkasnya.
Komentar telah ditutup.