GRESIK, Berita Utama– Puluhan klub sepak bola lokal maupun berbagi sekolah sepak bola (SSB) dari luar daerah berlaga di lapangan Pas Muda Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar untuk memperebutkan Piala Garda Bangsa Gresik. Turnamen bergengsi tersebut menjadi rangkaian perayaan hari lahir (Harlah) badan otonom (Banom) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut ke-24.
Perhelatan turnamen sepak bola tingkat pelajar usia 12 tahun (U-12) dengan sistem klasemen liga tersebut digelar di dua lapangan sekaligus yang berbeda.
“Pertandingan ini sebagai ajang mencari bibit unggul, dan menjalin silaturahmi para bibit pemain se-Gresik, sekaligus juga dari SSB luar daerah ikut berpartisipasi,” kata Ketua DKC Garda Bangsa Gresik M. Syahrul Munir seusai membuka kegiatan tersebut, Minggu (12/03/2023).

Dijelaskan anggota DPRD Gresik ini, ada 18 klub sepak bola yang ikut berlaga. Kendati hanya butuh waktu 5 hari untuk menyiapkan segala sesuatunya, tetapi turnamen berlangsung sangat meriah.
“Alhamdulillah meski persiapannya hanya lima hari, tetapi acara berlangsung meriah. Tidak hanya para pemain yang datang, tetapi juga orang tua maupun kerabat ikut hadir untuk memberikan support,” tandas dia.
Menariknya, salah satu klub ternyata pemainnya ada putra Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Gresik, Mujid Riduan yang bergabung dengan Akor Muda FC. Sayangnya, tim kebanggaan putra Wakil Ketua DPRD Gresik itu harus tergusur saat menjalani pertandingan ketiga melawan tim Joker Muda dengan hasil 3 skor pertandingan terakhir dari 1 kemenangan dan 2 kekalahan.
“Tadi beliau (Mujib Riduan, red) disini memberikan suport putranya. Sayang, timnya kalah di putaran pertama,” imbuh dia.
Selain mendapatkan piala, juara dalam laga turnamen Garda Bangsa Gresik tersebut juga akan membawa pulang hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah.
Komentar telah ditutup.