GRESIK, Berita Utama – Bintara Pembina Desa (Babinsa) diinstruksikan oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf agar turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ketika memasuki tahun politik 2024.
Sebab, Babinsa menjadi ujung tombak di lapangan yang bersinggungan secara langsung dengan masyarakat desa. Sebab itu, perannya cukup dibutuhkan apalagi menjelang tahun politik 2024. Mengingat, perannya yang strategis dan dapat bergerak secara efektif serta efisien.
Ditambah lagi, secara tegas telah diatur di dalam peraturan perundang-undangan Pasal 9 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang menyebutkan prajurit TNI dilarang terlibat dalam politik praktis.
“Apalagi nanti menjelang tahun politik 2024. Kalian data semua TPT, TPS, animo, hambatan pengiriman logistik, hambatan saksi ada atau tidak,” kata Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf ketika memberi pengarahan kepada para Babinsa disela-sela menghadiri kegiatan Panen Raya Program Idaman di Desa Wedoroanom, Driyorejo, Selasa (21/03/2023).
Babinsa juga di warning untuk tetap menjaga netralitas dan tidak mengikuti politik praktis atau memihak pada partai politik.
“Kalau animo pemilihan, hati-hati. Jangan kamu mendata atau menjurus ke satu atau dua partai tertentu,” tambah dia.
Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf juga berterima kasih banyak kepada seluruh Babinsa yang menjadi ujung tombak di lapangan untuk turut serta menjaga kondusifitas masyarakat. Termasuk juga memanfaatkan semua potensi yang ada di wilayah satuan teritorialnya.
“Kalian data semua yang ada di wilayahmu. Semua yang ada di wilayah kalian, maksimalkan potensinya,” tandas dia.
Komentar telah ditutup.