GRESIK, Berita Utama – Minimnya klub bola basket, membuat prihatin pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Gresik. Sehingga, mereka berupaya keras untuk membangun budaya olahraga yang kompetitif. Salah satunya melalui turnamen Perbasi Cup 2023 putra dan putri yang mencakup kelompok usia setingkat SMP hingga SMA yang rencaanakan pada November mendatang.
“Dikarenakan belum banyaknya klub bola basket, kita kenalkan ke semua kalangan supaya nanti tumbuh klub yang lebih banyak,” ujar Ketua Perbasi Gresik, Erry Bramasto kepada beritautama.co, Jumat (14/07/2023).
Diakuinya, tercatat hanya ada dua klub bola basket di Gresik yang masih aktif menjalankan aktifitasnya hingga saat ini. Dengan adanya turnamen tersebut, Perbasi Gresik berharap bisa memunculkan bibit pemain dari klub.
“Saat ini masih mematangkan lagi kelompok umur, yang pasti SMP dan SMA, kalau waktu memungkinkan ya ada SD juga. Karena kalau kita ngomong antar klub, di gresik belum kompetitif karena hanya ada dua klub yang aktif,” tambah dia.
Saat ini, pihaknya tengah mengajukan proposal ke beberapa pihak untuk membiayai turnamen tersebut. Sebab, biayanya tidak akan cukup jika hanya mengandalkan dari anggaran dana hibah KONI.
“Karena rencananya kita tidak memakai dana anggaran hibah, karena gak cukup kalau memakai dana itu. Jadi kita pakai dana mandiri, mungkin dengan mencari sponsor, ini sudah berjalan,”cetus dia.
Turnamen ini dipastikan bakal digelar tahun ini, mengingat tahun depan merupakan tahun konstelasi Pemilu 2024 yang memakan banyak agenda kegiatan. Sehingga waktunya akan terbatasi.
“Kalau kita mengaca ke pemilu harusnya (bisa dijalankan-red) November akhir, karena kita terbatas dengan adanya Pemilu, ya dipastikan November itu. Targetnya kita gak banyak, maksimal 12 tim di setiap kelompok umur itu, mulai dari SMA, SMP, dan kalau memungkinkan SD juga. Nanti, kita bagi grup, biar gak main sekali saja, bagaimana minimal mereka bisa bermain 2-3 kali,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.