GRESIK, Berita Utama – Tim penyidik khusus Polres Gresik akan mengusut kejanggalan atas hilangnya rekaman kamera CCTV yang terhapus karena kapasitas rekaman hanya berlaku selama 12 hari dalam kasus pencolokan yang menimpa SAH (8), siswi di SDN 263 Menganti, Gresik.
“Pihak sekolah seolah mengulur waktu, ketika diminta korban rekaman CCTV. Terus molornya sampai tanggal 18 Agustus,” kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, saat ditemui di kantornya di Mapolres Gresik, Rabu (20/09/2023).
Ditambahkan, sempat terjadi perdebatan antara sekolah dengan keluarga korban. Sehingga kemudian, pihak sekolah menelepon Bhabinkamtibmas Menganti untuk meminta bantuan pendampingan terkait adanya problem tersebut.
“Lalu Bhabinkamtibmas sama Kanit Reskrim pada tgl 18 Agustus, itu mau minta rekaman CCTV, tapi teknisinya gak ada,” imbuhnya.
Kejanggalan ini bertambah ketika video rekaman yang ditampilkan pihak sekolah kepada korban hanya memutar rekaman pada bulan Mei 2023. Tepatnya ketika ada pertemuan mediasi antara pihak sekolah, dengan keluarga korban pada tanggal 2 September 2023.
“Yang ditampilkan rekaman CCTV, saat mediasi di Balai Desa tanggal 2, cuma yang ditayangkan ini pada bulan Mei. Yang diserahkan ke Polsek itu rekaman bulan Mei. Nah, kejanggalannya di situ,” jelasnya.
Maka, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kembali kepada Kepala Sekolah yang bersangkutan mengenai barang bukti berupa rekaman kamera CCTV.
“Lah itu yang kita tanyakan. Ini akan kita periksa lagi kepala sekolahnya. Kemarin kan kita memeriksa ke kepala sekolah itu terkait kejadiannya. Ada apa sih? Kalau ini, karena kita sudah dapat informasi dari orang tua, dari saksi-saksi yang lain, maka akan kita lakukan pemeriksaan tambahan terkait CCTV,” jlentrehnya.
Sementara itu, saat ini barang bukti berupa Digital Video Recorder (DVR) tengah dilakukan pemeriksaan oleh tim Labfor Polda Jatim.
“Untuk update Labfor, hari ini kita akan ke Polda untuk memfollow up lagi, apa kendalanya, mau ngecek juga. Ada gak sih rekamannya itu,” tandasnya.
Komentar telah ditutup.