MOJOKERTO – Beritautama.co – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta pembangunan yang bersifat pencegahan terhadap bencana banjir diprioritaskan. Selain menjadi programnya, hal tersebut juga merupakan instruksi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
“Untuk masalah yang kita hadapi utamanya adalah terkait dengan banjir. Kami juga mendapat instruksi langsung dari Ibu Gubernur untuk menanggulangi bencana banjir,” kata Bupati Ikfina saat menghadiri musrenbang di Kantor Kecamatan Ngoro, Senin (07/02/2022).
Adapun untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan 18 camat di Kabupaten Mojokerto. “Maka saya minta seluruh camat berkoordinasi dengan seluruh desa sehingga nanti bisa lanjut dikoordinasikan dengan PUPR,” ungkapnya.
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini mengatakan, penyebab terjadinya banjir adalah aliran air yang tidak disertai dengan serapan, sehingga over kapasitas, dan banyaknya konstruksi yang tidak ideal.
“Penyelesaian ini harus segera dilakukan secara general tidak sepatah-patah, selain itu yang perlu kita lakukan bagaimana aliran sungai tidak tertutup sampah, maka saya minta desa terus koordinasi dengan kecamatan,” imbuhnya.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan mewajibkan seluruh perusahaan di kawasan Ngoro, untuk membuat resapan pencegahan banjir. “Ke depannya nanti saya juga akan mewajibkan seluruh perusahaan di Ngoro untuk membuat resapan air untuk menanggulangi banjir,” pungkasnya. (mjk1/zar)
Komentar telah ditutup.