GRESIK, Berita Utama – Kondisi bozem Tlogodendo yang berada di bawah bangunan gedung Wahana Ekspresi KRT Poesponegoro (WEP) mendapat sorotan tajam dari kalangan DPRD Gresik. Sebab, kondisinya dangkal dan aliran air penuh sampah.
“Bozem seharusnya menjadi penampung air. Tetapi, bozem Tlogodendo seperti hanya jadi drainase saja. Tidak pernah dilakukan pengerukan juga,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi dalam sidak, Senin (12/10/2026).
Selain itu, politisi PKB tersebut melihat saluran air yang mengalami penyempitan diduga akibat keberadaan bangunan liar.
“Bahkan ada plengsengan yang ambrol di saluran,”tandasnya.
Menurutnya, kondisi saluran yang dangkal dan bozem yang belum dikeruk dapat mengurangi kemampuan sistem drainase dalam menampung maupun mengalirkan air hujan.
“Posisinya sangat sulit untuk alat berat melakukan pengerukan. Paling yang bisa dilakukan hanya di sisi pinggir saja. Kalau dengan alat berat ukuran kecil masih bisa untuk pengerukan, tetapi waktunya lama,. Juga sulit mengangkut tanah kerukan untuk dibawa keluar, ”imbuh dia.
Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan pengecekan dan penanganan terhadap titik-titik yang berpotensi menimbulkan genangan.
Pihaknya juga mendesak penertiban dilakukan apabila ditemukan bangunan yang terbukti mengganggu fungsi saluran air.
Hamdi juga menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. Kebiasaan tersebut berpotensi menyumbat saluran air dan memperparah genangan ketika hujan turun.
“Penanganan banjir tidak cukup hanya dengan membenahi saluran dan bozem. Kesadaran masyarakat juga penting. Jangan membuang sampah sembarangan karena sampah yang masuk ke saluran bisa menghambat aliran air,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipatif dengan memprioritaskan normalisasi saluran, pengerukan bozem, termasuk bozem Trate di Kelurahan Trate Kecamayan Gresik serta penanganan penyempitan drainase sebelum curah hujan meningkat.
Dengan pembenahan infrastruktur dan dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, potensi banjir dan genangan di wilayah Gresik Kota diharapkan dapat diminimalkan.
Komentar telah ditutup.