GRESIK, Berita Utama – Kalangan dewan mengaku prihatin dengan unjukrasa dan mogok kerja buruh yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam (PC SPL) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Gresik di PT Angkasa Raya Steel Manyar yang belum menemukan titik terang.
Padahal lebih dari sepekan, para buruh bahkan bertahan dengan mendirikan tenda di depan pintu masuk pabrik. Sebab, pihak managemen perusahaan tak kunjung memberikan solusi atas tuntutan yang dibawa massa aksi.
Adapun tuntutan yang dibawa para buruh, yakni menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 86 pekerja, dan membayarkan pesangon 2 pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Keduanya adalah Alm Budi Harsono dan Alm Hafid.
“Saya lihat aksi buruh ini sudah cukup lama, sampai mereka bertahan di depan pabrik dengan mendirikan tenda. Maka pihak perusahaan seharusnya segera mencari solusi terbaik, jangan seolah dibiarkan seperti ini, kasihan para buruh juga ingin bekerja kembali,” kata Ketua FPKB DPRD Gresik M Syahrul Munir dengan nada prihatin, Rabu (01/02/2023).
Anggota dewan yang mewakili daerah pemilihan (Dapil) Manyar- Bungah- Sidayu tersebut mendesak pemerintah daerah segera menerapkan sanksi karena managemen perusahaan terkesan menghiraukan. Sehingga permasalahan ini tidak semakin berlarut-larut.
“Kalau pihak managemen perusahaan tak kunjung ada solusi, kami minta pemerintah segera memberikan sanksi. Apalagi saat ini kita sudah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2022 tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan yang isinya terkait perlindungan tenagakerja lokal,” tegas dia.
Sebenarnya, kata Syahrul, permasalahan tersebut telah dimediasi antara pihak buruh dengan managemen perusahaan bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) oleh DPRD Gresik. Namun, saat itu belum menemukan titik temu antara kedua belah pihak.
“Waktu itu diserahkan ke Disnaker Gresik. Dan Disnaker menyatakan kesanggupan untuk menyelesaikan,” terangnya.
Informasi yang diperoleh beritautama.co, para buruh akan kembali turun jalan menggelar aksi unjukrasa besar-besaran menyuarakan tuntutan mereka. Kamis (2/2/2023) besk, ribuan massa aksi akan ngeluruk PT Angkasa Raya Steel.
Komentar telah ditutup.