GRESIK, Berita Utama- Kos-kosan milik Agnes (42) di Jl. Kapten Darmo Sugondo RT 001 RW 003 Gg.16 No.15, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, ludes terbakar, Minggu (27/08/2023). Api yang membesar dengan cepat membakar seluruh isi perabotan hingga menyisakan puing-puing sisa bangunan yang ada.
“Kebakaran diduga kuat disebabkan karena terjadi konsleting listrik,”ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik Agustin Halomoan Sinaga.
Sejatinya, warga setempat sudah berusaha memadamkan api secara bergotong royong dengan memanfaatkan air seadanya. Namun, kebakaran sulit dipadamkan lantaran api terus menyambar begitu cepat.
Api muncul dengan tiba-tiba dan mengangetkan sejumlah tetangga kost. Sedangkan kamar kos yang terbakar sedang ditinggal penghuninya sehingga kondisi kosong. Saksi mata tersebut kemudian memanggil pemilik kos dan meminta warga memadamkan api secara gotong royong agar tak merembet ke pemukiman. Karena kewalahan, salah seorang warga bernama Nisa menghubungi petugas Damkarla Gresik untuk membantu proses pembasahan.
“Setelah mendapat laporan pihaknya langsung mengerahkan 8 petugas untuk membantu proses pemadaman dengan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil supply,” ujarnya.
Proses pemadaman berlangsung dengan lancar tanpa adanya hambatan. Beruntungnya, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian kebakaran ini.
Atas kejadian tersebut, dia menaksir kerugian yang dialami korban mencapai hampir Rp 15 juta. Data Danmkarla Gresik, kebakaran di Kabupaten Gresik selama bulan Agustus tercatat ada sebanyak 80 kejadian, dan 21 kejadian penyelamatan.
Komentar telah ditutup.