GRESIK, Berita Utama- Sebanyak 1.000 paket sembako langsung disalurkan PT Petrokimia Gresik (PG) perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru. Bantuan diserahkan oleh Staf Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai perwakilan perusahaan melalui BPBD Kabupaten Lumajang untuk selanjutnya didistribusikan kepada para korban.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, sesuai amanah dari Menteri BUMN, Erick Thohir, PG sebagai bagian dari BUMN harus tanggap dengan kondisi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, termasuk bencana erupsi Gunung Semeru yang membawa trauma besar bagi masyarakat Lumajang. Karena, tepat satu tahun lalu atau 4 Desember 2021 silam, erupsi cukup dahsyat telah memakan banyak korban jiwa.
“Masih kuat di ingatan para korban, bagaimana bencana erupsi Gunung Semeru yang tahun lalu melanda. Mereka harus kehilangan keluarga, kehilangan harta, bahkan harus rela untukdirelokasi karena rumahnya tertimbun lahar. Kini bencana erupsi kembali melanda, semoga bencana ini tidak besar dan segera berakhir,” tandas Dwi Satriyo dalam siaran persnya, Selasa (06/12/2022).
Bantuan PG dengan sigap hadir di Pusat Posko Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro. PG melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik Peduli & Berbagi memberikan 1.000 paket sembako berisi 5 kilogram sak beras,1 kilogram gula, dan 4bungkus mi instan.
“Kami mendapat informasi dari BPBD Kabupaten Lumajang ada sekitar 2.489 pengungsi tercatat pada Minggu sore (4/12/2022). Mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lanjut usia, mereka tinggaldi titik pengungsian fasilitas umum, seperti sekolah, balai desa, kantor pemerintahan dan masjid. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat mengurangi beban para korban,” ujar Dwi Satriyo.
Erupsi Semeru yang terjadi sejak Minggu dinihari, Awan Panas Guguran (APG) turun hingga Minggu siang. Sementara sampai Senin siang (5/12) status Gunung Semeru masih berada di Level IV atau Awas. Sebagian pengungsi memang banyak yang kembali ke rumahnya yang berada di zona hijau, karena merasa aman.
“Saya berharap mereka tetap waspada dan senantiasa taat dengan arahan BPBD, agar semua bisa selamat,” imbaunya.
Dijelaskan, PG merupakan Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur. Sehingga, PG berkomitmen untuk senantiasa tanggap dengan kondisi apapun yang terjadi di Jawa Timur.
“Kami sebagai bagian dari BUMN harus peduli terhadap lingkungan sekitar, termasuk berkomitmen hadir di tengah masyarakat, seperti di tengah bencana masyarakat Lumajang. Semoga para korban diberikan kekuatan,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.