GRESIK, Berita Utama — Ratusan kader Panji Bangsa di Gresik, selama dua hari telah digembleng dalam Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) DKC Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) di Pusat Penelitian dan Inovasi Universitas Sunan Gresik (USG) yang berakhir Minggu
(27/7/2025).
Sebelumnya, mereka mendapat arahan dari Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid yang menegaskan bahwa kader Panji Bangsa yang mengikuti Dikbar merupakan kader pilihan yang akan menjadi andalan PKB, khususnya di wilayah Gresik yang memiliki sejarah panjang perjuangan.
Menurutnya, keberhasilan kader tidak hanya dari semangat, tetapi juga didukung oleh ilmu dan kapasitas yang mumpuni.
“Kader Panji Bangsa harus berilmu dan berkapasitas agar bisa mengawal perjuangan PKB secara optimal,” ujar dia.
Jazilul yang merupakan perintis USG mnyampaikan terima kasih, karena bangunan Pusat penelitian dan inovasi USG digunakan sebagai tempat pelatihan pertama bagi Panji Bangsa Kabupaten Gresik.
Pihaknyajuga menyoroti berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang terjadi di Kabupaten Gresik. Menurutnya, Panji Bangsa harus aktif terlibat memberikan solusi dan berperan serta dalam mengawal isu-isu tersebut.
“Lingkungan sekitar tempat Dikbar ini saja sudah mengalami kerusakan. Tanggung jawab kita memperbaiki. Panji Bangsa tidak hanya membela partai, tapi juga kepentingan masyarakat Indonesia secara umum. Kita melawan ketidakadilan dan perusak lingkungan,” tegas Jazilul.
Selain kerja elektoral, Jazilul mengajak para kader Panji Bangsa untuk giat melakukan kerja sosial kemasyarakatan, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendampingan kelompok rentan, serta fokus pada pengembangan ekonomi maritim dan agraris.
Sementara itu, Ketua DKC Panji Bangsa Gresik, M Rizaldi Saputra sangat senang dengan selasainya kegiatan Dikbar Panji Bangsa tersebut. Sebab, mendapat dukungan penuh dari DPP PKB dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat basis kader partai di Kabupaten Gresik.
Menurutnya, Dikbar merupakan proses penting dalam pembentukan kader ideologis dan militan. Sehingga, kegiatan tersebut sebagai tonggak sejarah perjuangan Panji Bangsa sebagai garda terdepan PKB.
“ini adalah momentum bersejarah. Kita membangun kekuatan besar: Panji Bangsa sebagai pasukan ideologis, disiplin, dan setia pada garis perjuangan PKB dan Gus Muhaimin,” kata Rizaldi dengan semangat, Minggu (27/07/2025)
Dikbar, sambung dia, bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan tempat lahirnya kader yang siap secara fisik, matang secara ideologi, dan tangguh menghadapi dinamika politik modern.
“Panji Bangsa bukan pelengkap partai, tapi tulang punggung partai! ‘Bela PKB Sampai Mati’ bukan slogan kosong, tapi ikrar hidup untuk setia kepada marwah partai, mengawal keputusan Ketua Umum, dan menegakkan kehormatan organisasi di mana pun kita berada,” pungkasnya.
Komentar telah ditutup.