GRESIK, Berita Utama – Empat wanita yang diamankan petugas karena diduga sebagai pekerja seks komersil (PSK) dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2024, Jum’at malam (29/03/2024) dengan sasaran kejahatan konvensional, narkoba, prostitusi, judi, sajam, dan miras di Dusun Betering, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, akhirnya dilimpahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gresik untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan
.”Setelah pemeriksaan, mereka tidak terbukti melakukan kegiatan prostitusi. Sehingga, dalam penanganan selanjutnya, mereka akan dilimpahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gresik untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan,”ujar Kapolsek Cerme, Iptu Andik Asworo, Sabtu (30/03/2024).
Dijelaskan, Polsek Cerme dan diikuti gabungan personel Polsek Benjeng, Polsek Duduk Sampeyan, dan Polsek Balongpanggang yang tergabung dalam Polsek Rayon Barat Polres Gresik melakkan razia sejumlah tempat yang diduga menjadi penyakit masyarakat (Pekat) di Dusun Betering, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme..
Kegiatan Harkamtibmas Ops Pekat yang bertepatan dengan bulan Ramadan serta adanya aduan dan keresahan masyarakat saat Jumat curhat beberapa waktu yang lalu. Maka operasi pekat menyasar beberapa warung atau tempat kontrakan yang ada di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Pertama, warung milik R dan beberapa kamar kontrakan tidak ditemukan hasil sesuai dengan sasaran operasi.
Sasaran kedua, di lokasi tempat kontrakan W, telah ditemukan beberapa wanita yang diduga sebagai PSK yang sedang menunggu tamu pria hidung belang untuk melampiaskan syahwatnya tanpa mempertimbangkan bulan suci Ramadan. Kemudian mereka yang diduga sebagai PSK tersebut dibawa ke Polsek Cerme guna dilakukan pendataan dan upaya pengungkapan praktik prostitusi maupun Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Apabila ada terjadi gangguan Kamtibmas agar menghubungi Bhabinkamtibmas dalam selaku Pembina Harkamtibmas di wilayah binaannya,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.