Penghargaan Kalpataru Akan Memperhatikan Nominasi Perempuan

Beritautama.co - Februari 21, 2022
Penghargaan Kalpataru Akan Memperhatikan Nominasi Perempuan
Direktur Kemitraan Lingkungan pada Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (Ditjen PSKL), Jo Kumala Dewi dalam program serial Podcast seri 7: Kisah Praktik Baik Pengarusutamaan Gender dengan tema Penghargaan Kalpataru Responsif Gender, pada Sabtu (19/2).  - (Beritautama.co)
|
Editor

Nasional – Beritautama.co – Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa kewajiban pemerintah dan hak masyarakat berjalan saling beriringan untuk tujuan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan hidup dan kehutanan.

Pada pasal 63 ayat (1) huruf w UU PPLH tersebut juga dijelaskan bahwa tugas dan wewenang pemerintah adalah untuk memberikan pelatihan, pendidikan, termasuk penghargaan kepada masyarakat.

Menurut Jo Kumala Dewi, Direktur Kemitraan Lingkungan pada Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (Ditjen PSKL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ketentuan tersebut yang menjadi dasar pemberian Penghargaan Kalpataru.

Keterangan tersebut ia sampaikan ketika menjadi narasumber dalam program serial Podcast Kisah Praktik Baik Pengarusutamaan Gender dengan tema Penghargaan Kalpataru Responsif Gender, pada Sabtu (19/2).

Program serial podcast tersebut merupakan hasil kerjasama antara Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) KLHK, The Asia Foundation dan Beritabaru.co.

Dewi menceritakan bahwa penghargaan Kalpataru telah diberikan kepada 3.980 sejak tahun 1980 sampai tahun 2021. Sejak lima tahun terakhir, jumlah penerima penghargaan Kalpataru setiap tahun hanya diberikan kepada 10 individu maupun kelompok.

“Penghargaan Kalpataru dimulai pada tahun 1980, atau sudah berusia 42 tahun. Apabila dihitung sampai dengan penghargaan tahun 2021, penghargaan Kalpataru sudah diberikan kepada 3.980 penerima,” terang Dewi.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan bahwa penerima penghargaan Kalpataru merupakan individu atau kelompok yang telah terbukti melakukan kerja nyata dan berdampak nyata bagi lingkungan hidup di sekitarnya.

“Pemberian penghargaan Kalpataru diberikan kepada mereka yang benar-benar sudah teruji dan membuktikan sudah melakukan sesuatu yang sangat berdampak positif terhadap lingkungan hidup,” terang Dewi.

Dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 30 tahun 2017 diterangkan bahwa Penghargaan Kalpataru diberikan kepada pengabdi lingkungan, perintis lingkungan, penyelamat lingkungan, dan pembina lingkungan.

Kategori penyelamat adalah kelompok, yang terdiri dari minimal tiga orang. Kalau kategori perintis, pengabdi dan pembina merupakan individu atau perseorangan.

Menurut Dewi, nominasi calon penerima penghargaan kalpataru harus ada yang mengusulkan, baik oleh instansi pemerintah maupun organisasi non-pemerintah.

“Harus ada yang mengusulkan, diusulkan kepada Direktorat Kemitraan Lingkungan, Kepada Menteri melalui Direktorat Kemitraan Lingkungan dan Pak Dirjen. Kemudian kita akan memproses sesuai dengan persyaratan,” jelas Dewi.

Disinggung mengenai jumlah perempuan yang pernah menerima penghargaan Kalpataru, Dewi menyebut ada, namun persentasenya masih sekitar 15 persen. Meskipun begitu, Dewi menilai mekanisme pemberian penghargaan tersebut sudah responsif gender, terbuka bagi laki-laki maupun perempuan, dan tidak diskriminatif.

“Entah karena faktor apa, tidak banyak diusulkan begitu oleh baik pemerintah maupun non-pemerintah. Tapi bukan tidak ada. Sejauh ini perbandingannya masih 15% – 85%. 15% nya perempuan,” ungkap Dewi menjelaskan.

Membahas pernyataan Menteri LHK yang pernah mengatakan bahwa peran perempuan sangat penting dalam menjaga hutan dan lingkungan, Dewi mengaku setuju. Oleh karena itu ia berkomitmen untuk memperhatikan secara khusus usulan nominasi perempuan sebagai calon penerima penghargaan kalpataru.

“Sebenarnya peran perempuan ini merupakan satu hal yang perlu, sangat dan mutlak untuk kita perhatikan. Jadi kalau ada perempuan dalam usulan calon penerima, apalagi kalau dia sudah masuk nominasi, itu amat sangat menjadi perhatian khusus,” tegas Dewi.

Dewi juga menguraikan upaya-upaya yang akan dilakukan untuk mendorong lebih banyak perempuan sebagai penerima kalpataru. Salah satunya melalui sosialisasi kepada organisasi masyarakat sipil dan kelompok muda, agar memprioritaskan perempuan.

Selain itu, ia juga akan menginisiasi webinar khusus perempuan untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi mereka agar lebih aktif dalam upaya perlindungan lingkungan hidup.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Peringati Harkitnas, Satlantas Polres Gresik Gelar Police Go to School

Peringati Harkitnas, Satlantas Polres Gresik Gelar Police Go to School

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
PG Inspiration Day Ajarkan Anak-Anak Tak Takut Bermimpi dan Mengapainya

PG Inspiration Day Ajarkan Anak-Anak Tak Takut Bermimpi dan Mengapainya

Berita   Ekonomi   Pendidikan   Sorotan
Bupati Gus Yani Bekali 60 Peserta Tim Bunda Puspa

Bupati Gus Yani Bekali 60 Peserta Tim Bunda Puspa

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Solusi Urai Kemacetan di Depan Pabrik Mie Sedap, DPRD Gresik Beri 5 Rekomendasi

Solusi Urai Kemacetan di Depan Pabrik Mie Sedap, DPRD Gresik Beri 5 Rekomendasi

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Sepi Peminat, Lowongan Calon Anggota PKD Pilkada 2024 di Gresik

Sepi Peminat, Lowongan Calon Anggota PKD Pilkada 2024 di Gresik

Berita   Daerah   Sorotan
Komisi II DPRD Gresik Rekomendasikan Tutup Pabrik Pupuk Tak Berizin

Komisi II DPRD Gresik Rekomendasikan Tutup Pabrik Pupuk Tak Berizin

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
KPU Gresik Minta PPK Bekerja Profesional di Pilkada 2024

KPU Gresik Minta PPK Bekerja Profesional di Pilkada 2024

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
hari-santri-2023 hamdi-nu