GRESIK, Berita Utama- Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2023 telah dibacakan Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) dalam dalam rapat paripurna bersama DPRD Gresik, Senin (11/09/2023).
Dalam draft P-APBD Gresik 2023, pendapatan diproyeksikan sebesar Rp 3,7 triliun. Sedangkan belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 3,8 triliun. Kondisi krisis fiscal ini menyebakan penurunan dari awal APBD Gresik yang ditetapkan sebesar Rp 4,1 triliun.
Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah dengan menyiapkan 10 langkah. Pertama, melakukan inovasi pemungutan pajak melalui media elektronik.
Kedua, menambah media pembayaran non tunai untuk pembayaran pajak daerah. Ketiga, gencar melakukan sosialisasi aturan tentang tata cara pemanfaatan aset pemerintah kepada stakeholder dan masyarakat.
“Kami juga melibatkan aparat hukum untuk mengirimkan tagihan kewajiban pajak yang sudah jatuh tempo maupun terlambat,” ungkap dia.
Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian besaran pengenaan pajak sesuai aturan perundang-undangan terbaru. Meningkatkan kinerja BUMD untuk memberikan kontribusi kepada pendapatan asli daerah.
“Kami juga memberikan stimulus atau insentif kepada wajib pajak agar tetap patuh membayar pajak,” kata dia.
Dikatakan, pihaknya juga akan melakukan optimalisasi pendapatan lain-lain yang sah dengan meningkatkan koordinasi provinsi dan pemerintah pusat. Serta memanfaatkan aset daerah yang berstatus idle sesuai aturan yang berlaku.
“Kami juga mengupayakan pembangunan daerah dengan pembiayaan kreatif,” terangnya. Pihaknya juga berharap seluruh program bisa terealisasi dengan efisien dan efektif.
Komentar telah ditutup.