GRESIK, Berita Utama – Kasus perampokan sadis yang menewaskan Wardatun Toyibah (28) warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun setelah ditusuk di leher dan dada, berhasil dibongkar Satreskrim Polres Gresik dengan meringkus satu pelaku bernama Asrofin ( 40) yang merupakan tetangga korban. Tersangka Asrofin diamankan tanpa perlawanan dan langsung dikeler ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami amankan pelaku dari tempat persembunyiannya di wilayah Wonosalam, Kabupaten Jombang. Pelaku turut terlibat dalam perampokan yang disertai pembunuhan tersebut,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Reskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan di depan awak media, Senin (08/04/2024).
Dijelaskan, tersangka Asrofn berperan mengambil ponsel milik suami korban bernama Mahfud, (42). Selain itu, tersangka berperan membukakan pintu rumah korban dalam perampokan.
Dihadapan peyidik, tersangka Asrofin mengaku pelaku utama perampokan sadis tersebut adalah Ahmad Midhol yang masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kami masih memburu yang bersangkutan,” tukasnya.
Masih menurut AKP Aldhino, kasus ini murni perampokan. Para pelaku memang berniat mengambil harta benda milik Wardatun Toyibah. Setelah beraksi, Asrofin dan Ahmad Midhol langsung berpisah.
“Dari hasil perampokan itu, Asrofin dapat bagian Rp 8 juta. Lainnya dibawa pelaku Ahmad Midhol,” tegasnya.
Sebagaiaman diketahui kasus pembunuhan yang diduga disertai perampokan terjadi di wilayah hukum Gresik pada bulan Ramadan ini. Seorang ibu muda, Wardatun Toyyibah (28), warga Desa Ima’an, Kecamatan Dukun ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kamar rumahnya, Sabtu (16/03/2024).
Komentar telah ditutup.