GRESIK, Berita Utama – Pelatih Jakarta Pertamina Fastron (JPF) Eko Waluyo seusai pertandingan mengaku mental anak ashnya terus menurun sebagai penyebab kekalahannya dengan skor 1-3 dari Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) dalam laga Final Four PLN Mobile Proliga 2023 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jumat sore (24/02/2023).
“Set kesatu tadi sudah baik. Set kedua mental pemain mulai drop, apalagi tadi terkena servis dari Mediol, anak-anak banyak yang down. Set ketiga belum bisa balik lagi. Dan set keempat, udah agak bisa balik. Tapi kepercayaan diri hilang,” kata dia.
Turunnya mental Megawati dkk, sambung dia, sangat berpengaruh dalam cara bermain mereka di lapangan. Beberapa kali kesalahan dilakukan, termasuk banyak peluang yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Mbak Mega diberi umpan, hilang, gagal diambil. Serangan dari opposite juga tidak ketemu. Termasuk, performa setternya agak berkurang, jadi permainan menurun,” imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, pemain Jakarta Pertamina Fastron Agustin Wulandari mengatakan bahwa, kehilangan beberapa pemain asing berpengaruh terhadap permainan dalam tim.
“Beberapa pertandingan terakhir tanpa pemain asing, terakhir di Malang tanpa Mega. Ini rasanya seperti harus membangun tim baru. Bagaimana menimbulkan energi kembali kita dalam tim untuk menang,” terangnya.
Agustin menambahkan, perlu evaluasi dan pembenahan dalam tim dari pembelajaran kekalahan sore ini. Sehingga, dirinya masih optimis bisa sapu bersih semua pertandingan ke depannya.
“Bagaimana kita konsistensi pada masing-masing pemain di posisinya. Hari ini kita bisa banyak belajar, maka lima pertandingan selanjutnya, saya harap bisa ambil semuanya,” tutup dia.
Komentar telah ditutup.