GRESIK, Berita Utama- Kiat sukses berbisnis dan juga membagi waktu untuk keluarga, hingga mencari solusi ketika bisnis yang dijalankan gagal, dipaparkan dokterpreneur dr Titin Ekowati, fashionpreneur Era Krisna dan Singerpreneur Ika Putri yang menjadi narasunber dalam talk show bertajuk Become Successfull Womenpreneur yang digelar Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik sekaligus pelantikan kepengurusan IIDI periode 2025-2028, Minggu (10/08/2025).
dr Titin Ekowati dalam paparannya menyebut bahwa menjadi wanita hebat harus berpegang teguh pada prinsip dan tujuan yang diinginkan. Membangun bisnis apalagi di bidang kesehatan, sekaligus berbagi peran sebagai ibu, harus beriringan, sebisa mungkin untuk bisa membagi waktu.
“Wanita pebisnis harus punya tekad dan prinsip kuat. Juga dalam berbisnis harus Istiqomah. Dilain sisi, sebagai ibu, harus bisa meminit waktu, membagi peran antara profesi dan keluarga. Tapi juga jangan kesampingkan peran ayah, penting untuk perkembangan anak, jadi harus bekerjasama,” ujar Direktur Rumah Sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang Gresik ini.
Wanita yang juga Ketua IIDI Gresik ini menceritakan bagaimana sejak SMA bercita-cita menjadi dokter dan tercapai. Dari situ, mulai berpikir untuk berbisnis di bidang kesehatan. Akhirnya, bisa membangun rumah sakit yang kini sudah berjalan 13 tahun, meski dengan berbagai halangan, rintangan dan berkembang dengan baik hingga sekarang.
“Intinya harus memiliki wawasan tentang bidang apa yang ingin di jalankan. Juga manajemen harus bagus. Saya belajar mulai dari nol, tidak punya dan mengerti apa-apa mengelola rumah sakit, juga bisnis lainnya. Alhamdulillah bertahan sampai saat ini,” tegas dia.
Ketika bisnis berjalan dengan lancar, sambung dia, tak boleh terjebak dengan zona nyaman. Harus bisa mencari cela untuk mengembangkan bisnis lainnya. Apalagi era digital seperti sekarang, sangat mudah tapi juga harus jeli memanfaatkan peluang bisnis.
“Di era digital harus bisa kreatif, memanfaatkan kemudahan untuk berbisnis. Jadi ide-ide memulai bisnis apa harus ada. Tapi ingat, jika sudah sukses dengan bisnis itu jangan terjebak di zona nyaman. Harus bisa berpikir lagi untuk mengembangkan bisnis lainnya. Jika ada kegagalan, tidak perlu menyesali, tapi sebaliknya, harus bisa mengkoreksi karena disebabkan apa kegagalan tersebut,” ungkap dr Titin.
Sedangkan Singingpreneur Ika Putri mengatakan wanita selalu ingin menghasilkan atau berhasil dalam bisnis, jadi wanita dan bisnis selalu berjalan beriringan.
Selain menyanyi, wanita yang juga pengusaha perhotelan dan mall ini menambahkan biasanya bisnis itu kebanyakan di pegang laki laki, karena di bisnis terjadi banyak intrik dan itu sudah biasa, dari situlah belajar dan bisa bertahan.
“Bisnis tidak akan sukses jika tak ada support sistem keluarga dan ini penting. Jika terjadi kegagalan, tentu harus bisa mencari solusinya, jangan diam dan menyesali, harus bisa bangkit,” ucapnya.
Sementara Era Krisna mengatakan awalnya sekolah fashion untuk membuat sekaligus menjadi penghasilan. Bikin pakaian awalnya untuk keluarga, tapi akhirnya banyak yang meminati. Bahkan dari desain dan brand produknya tersebut, akhirnya sampai bisa mengikuti berbagai lomba fashion di dalam dan luar negeri. “Di dunia fashion, harus mengikuti perkembangan jaman dan mode. Awalnya bikin baju untuk keluarga dan akhirnya ditantang untuk bisa membuat desain sendiri, brand sendiri. Dari situ akhirnya menjual produk sendiri dari instansi, dan keterusan. Sampai ikut lomba di dalam negeri, luar negeri,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.