GRESIK, Berita Utama– Banjir akibat luapan Kali Lamong merendam enam desa di Kecamatan Balongpanggang dan empat desa di Kecamatan Benjeng, Selasa (25/02/2025)
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, bersama Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, meninjau lokasi banjir dan menyerahkan bantuan paket sembako
Wabup Asluchul Alif menyampaikan bahwa sejak awal kejadian banjir, Pemkab Gresik, bersama TNI, Polri, dan relawan, telah turun langsung untuk meninjau lokasi dan melakukan penanganan darurat.
“Kecamatan Balongpanggang memiliki delapan desa terdampak banjir, tetapi dua desa sudah surut, sehingga kini tersisa enam desa yang masih tergenang. Sementara itu, di Kecamatan Benjeng terdapat empat desa yang terdampak, dan di Kecamatan Driyorejo juga ada empat desa yang terendam akibat meningkatnya debit air dari Kali Surabaya,” ujar Wabup Alif.
Selain menyalurkan bantuan, Wabup juga menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera mendata lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat banjir. Pendataan ini dilakukan agar Pemkab Gresik dapat memberikan bantuan kepada para petani yang mengalami kerugian.
“Dinas Pertanian harus segera mendata jumlah lahan pertanian yang gagal panen, sehingga dapat diberikan bantuan yang sesuai. Namun, perlu dipastikan juga bahwa tidak semua sawah yang terkena banjir mengalami gagal panen,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wabup Alif menegaskan bahwa Pemkab Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial telah mendirikan dapur umum di Kecamatan Benjeng untuk mendistribusikan makanan ke wilayah terdampak.
“Di Kecamatan Balongpanggang juga ada dapur umum mandiri untuk mengantisipasi kekurangan pasokan makanan. Jika ada kebutuhan tambahan, Pemkab siap memberikan bantuan,” tambahnya.
Wabup juga mengimbau warga agar tetap waspada dan melarang anak-anak bermain di area banjir demi menghindari risiko kecelakaan.
“Saya mengimbau kepada warga, terutama anak-anak, agar tidak bermain di air banjir guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita harus bersama-sama menjaga keselamatan,” pesannya.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu juga mengimbau warga, terutama untuk mengawasi anak-anaknya, agar tidak bermain di genangan air karena arus yang cukup deras dapat membahayakan keselamatan.
“Kami berharap banjir ini cepat selesai tidak ada korban lagi, himbauan untuk warga yang memiliki anak-anak kecil untuk menjaga, warga bisa koordinasi dengan kades, camat, danramil, polsek, kita satu komando, untuk menangani semua korban bencana yang ada,” ucap Kapolres.
Usai meninjau lokasi banjir, Wabup dan Kapolres Gresik mengunjungi Satri (60), salah satu warga Dusun Karangmelati, Desa Jombang, yang sedang menjalani perawatan di RS Wali Songo, Kecamatan Balongpanggang
Komentar telah ditutup.