FAP DPRD Gresik Beber Sejumlah Polemik Penanaman Modal

Beritautama.co - Desember 8, 2022
FAP DPRD Gresik Beber Sejumlah Polemik Penanaman Modal
 - (ist)
|

GRESIK, Berita Utama – Sejumlah permasalahan yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan kebijakan penanaman modal yang selama ini masih dikeluhkan oleh para pelaku usaha Fraksi Amanat Pembangunan  (FAP) DPRD Gresik. Kondisi itu membuat Fraksi gabungan partai PPP dan PAN meminta agar rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang mengatur tentang regulasi dan peraturan terbaru terkait penanaman modal segera dilanjutkan untuk dibahas ke tahap selanjutnya.

Juru bicara FAP Ali Mahmudi ketika membacakan pemandangan umum (PU) fraksi saat rapat paripurna DPRD bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Rabu (7/12/2022), mengungkapkan beberapa polemik permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha terkait kebijakan penanaman modal.

Diantaranya kebijakan perijinan yang berubah-ubah dan mengakibatkan kebingungan atau ketidakpastian usaha berdampak pada produktifitas barang dan jasa, kebijakan lahan sawah dilindungi (LSD) yang berakibat terhambatnya realisasi rencana investasi.

“Serta belum tertatanya pemeliharaan infrastruktur saluran di Gresik selatan yang mengakibatkan banjir pada musim penghujan, sehingga menurunkan produktifitas,”:papar dia.

Kemudian pembangunan kawasan industri mengakibatkan kerusakan lingkungan pada wilayah lain (banjir), belum meratanya investasi di Kabupaten Gresik (masih terpusat di Gresik Tengah), lemberian insentif yang telah dirancang oleh Pemkab segera dijalankan, pelaku usaha di kawasan industri JIIPE berharap adanya keringanan Retribusi, dan ada potensi kurang harmonisnya pelaku usaha industri dengan masyarakat di sekitarnya.

Mahmudi juga mngatakan bahwa keberadaan toko modern di wilayah Kabupaten Gresik mulai marak. Kondisi tersebut berpotensi melemahkan toko klontong (kecil). Kemudian masih belum terintegrasinya promosi potensi dan peluang investasi serta produk unggulan daerah

“Strategi promosi kedepannya dibedakan berdasarkan tema Nasional/ isuu-isu yang mejadi prioritas. Maka perlu adanya upaya publikasi peta potensi dan peluang disaluran Pemkab maupun Non Pemkab, rendahnya kepedulian pelaku usaha dalam melaporkan kegiatan usahanya (LKPM), dan juga pelaku usaha masih mengalami kesulitan dalam memahami/ mengisi isian LKPM,” beber dia.

Maka berdasarkan hasil kajian Fraksi Amanat Pembangunan DPRD Gresik, Mahmudi menilai perlu melakukan kajian terhadap materi pengantar ranperda yang telah disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Tujuan penyelenggaraan penanaman modal, antara lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kemampuan daya saing dunia usaha nasional, meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknologi nasional, mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan, mengolah ekonomi potensial menjadi kekuatan ekonomi riil dengan menggunakan dana yang berasal, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mahmudi.

Dia menyatakan bahwa FAP meminta penjelasan secara rinci tentang langkah-langkah strategis Pemkab Gresik dalam menjalankan komitment sesuai tujuan dibuatnya Ranperda Penanaman Modal di Kabupaten Gresik

“Utamanya adalah poin kedua yaitu meningkatkan lapangan kerja,” jelasnya.

Dalam Ranperda yang telah diusulkan ini, FAP berharap Pemkab Gresik dapat memprioritaskan penduduk Asli Gresik untuk menyerap tenaga kerja yang dibutuhkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Komisi I Hearing Kasus Dugaan Penipuan CPNS dan PPPK

Komisi I Hearing Kasus Dugaan Penipuan CPNS dan PPPK

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
PU FPKB DPRD Gresik Beri Catatan Kritis di LKPJ Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2025

PU FPKB DPRD Gresik Beri Catatan Kritis di LKPJ Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2025

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Gus Halim : Kepemimpinan PKB Gresik harus Demokratis, yang dialogis Mampu Membina Masyarakat

Gus Halim : Kepemimpinan PKB Gresik harus Demokratis, yang dialogis Mampu Membina Masyarakat

Berita   Daerah   Headline   Sorotan
Mayoritas DPAC Kehendaki Syahrul Pimpin PKB Gresik

Mayoritas DPAC Kehendaki Syahrul Pimpin PKB Gresik

Berita   Daerah   Headline   Sorotan
Implementasi Dorong Penguatan UMKM, BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display

Implementasi Dorong Penguatan UMKM, BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display

Berita   Daerah   Ekonomi   Sorotan
Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik, Polres Gresik Sidak Senpi Personel

Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik, Polres Gresik Sidak Senpi Personel

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Komisi IV DPR RI Pastikan Ada Alokasi Pupuk Subsidi Perikanan di 2026

Komisi IV DPR RI Pastikan Ada Alokasi Pupuk Subsidi Perikanan di 2026

Berita   Daerah   Nasional   Pemerintah   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled