GRESIK, Berita Utama – Sebanyak 65 peserta yang terdiri dari 50 siswa, 5 guru, dan 10 komite kelas pendamping UPT SD Negeri 13 Gresik melakukan kegiatan pembelajaran di luar kelas tentang pengelolaan sampah di Kampung SIBA KLASIK, Kecamatan Gresik, Sabtu (18/03/2023).
“Mereka dikenalkan sejak dini tentang pengelolaan sampah, mulai dari materi pengurangan sampah plastik, dan edukasi bagaimana cara memilah dan memilih, sekaligus mengelola sampah organik maupun anorganik,” kata Ketua RT Kampung SIBA KLASIK Saifudin Efendi .
Adapun materi yang diberikan kepada pelajar mulai dari pengolahan sampah organik menjadi kompos yang bisa dilakukan melalui berbagai jenis media. Termasuk juga belajar tentang econzyme.
“Saya mendukung adanya kegiatan seperti ini, dan berharap agar para pelajar ini bisa peka terhadap persoalan sampah,” tutur dia.
Efendi menambahkan, bahwa masih banyak sisa-sisa dari sampah yang bisa dimanfaatkan ulang, bahkan seringkali luput dari perhatian masyarakat.
“Sampah organik bisa diolah menjadi kompos melalui media biopori, komposter mini, komputer narsis, dan komputer mini. Dan juga, untuk pemanfaatan sampah anorganik salah satunya bisa dijadikan ecobrick, yang bisa dikembangkan menjadi tempat duduk serta pilar milimium,” jelas dia.
Salah satu guru pendamping, Ervina mengatakan bahwa para siswa sangat berantusias untuk mengikuti kegiatan ini. Selain itu, juga takjub akan suasana dan penataan lingkungan di Kampung SIBA KLASIK.
“Selain bisa praktik langsung di lapangan serta mendapatkan pembelajaran terkait pengolahan sampah, murid-murid juga diajak berkeliling kampung,” cetus dia.
Komentar telah ditutup.