GRESIK, Berita Utama– Sejumlah peluang investasi strategis di Kabupaten Gresik ditawarkan kepada dunia usaha. Ada lima proyek yang telah disiapkan untuk dikembangkan bersama mitra strategis.
Peluang pertama adalah industri pengolahan logam tembaga dengan produk copper rod and wire serta copper tube. Proyek ini membutuhkan investasi sekitar Rp17,19 triliun dan diarahkan untuk mendukung pengembangan industri kendaraan listrik, elektronik, serta energi terbarukan.
Kedua, industri alat dan mesin pertanian dengan produk utama traktor roda empat dan combine harvester. Proyek ini membutuhkan investasi sekitar Rp784,83 miliar untuk memperkuat modernisasi pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Ketiga, industri hilirisasi timah dengan produk tin solder, tin ribbon, dan tin chemical. Proyek bernilai sekitar Rp1,17 triliun tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri elektronik, semikonduktor, dan kendaraan listrik.
Ketiga proyek tersebut direncanakan dikembangkan di kawasan ekonomi khusus (KEK) Manyar Gresik yang didukung pelabuhan laut dalam, infrastruktur modern, dan ekosistem industri terintegrasi.
Peluang keempat adalah industri farmasi dengan nilai investasi sekitar Rp707,95 miliar, yang akan memproduksi garam farmasi berkualitas tinggi sebagai bahan baku industri kesehatan.
Kelima, unit pengolahan ikan bernilai tambah dengan nilai investasi sekitar Rp514,75 miliar. Proyek ini akan mengolah hasil perikanan menjadi berbagai produk bernilai tambah untuk pasar domestik dan ekspor sekaligus memperkuat sektor perikanan dan UMKM Gresik.
Peluang tersebut ditawarkan dalam The 1st Gresik Business Forum bertema “Beyond Investment: Membangun Kemitraan Strategis untuk Masa Depan Gresik” yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik, Kamis (30/07/2026)

Forum ini mempertemukan pemerintah dengan pelaku usaha, asosiasi dunia usaha, kawasan industri, perbankan, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemkab Gresik untuk membangun iklim investasi yang tidak hanya mengejar besarnya modal yang masuk, tetapi juga memastikan kehadirannya memberi manfaat bagi masyarakat.
“Investasi mungkin dimulai dengan angka, tetapi kemitraan dibangun melalui kepercayaan. Investasi menghadirkan proyek, tetapi kemitraan menciptakan masa depan,” ujar Bupati Yani.
Komitmen juga berlaku dalam pelayanan perizinan. Bupati meminta seluruh perangkat daerah memberikan pelayanan yang cepat, terbuka, dan solutif kepada pelaku usaha.
“Tidak ada lagi bahasa sulit mengurus perizinan di Kabupaten Gresik. Kalau ada yang kurang, dilengkapi, cepat selesai, keluar. Kalau ada yang lama, silakan ngomong ke saya,” tegasnya.
Bupati Yani juga menekankan bahwa investasi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemkab Gresik mendorong kemitraan antara industri dengan UMKM lokal, peningkatan kompetensi tenaga kerja, kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, hingga kolaborasi dalam pengelolaan lingkungan dan sampah.
Menurut Bupati Yani, ukuran keberhasilan investasi pada akhirnya bukan hanya besarnya modal yang masuk, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Keberhasilan bukan hanya diukur dari besarnya investasi yang datang, tetapi dari besarnya manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Sedangkan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan, daya tarik investasi Gresik juga diperkuat dengan pembangunan infrastruktur. Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan konektivitas menuju kawasan industri, termasuk pengembangan jaringan jalan yang menghubungkan kawasan industri dengan akses jalan nasional dan jalan tol.
“Inestasi yang ada di Kabupaten Gresik harus bisa menurunkan angka kemiskinan dan angka pengangguran,” imbuh dia.
Karena itu, Pemkab Gresik terus memperkuat pelatihan kerja, pendidikan vokasi, dan akses magang bagi masyarakat. Pemerintah juga mendorong agar kebutuhan kompetensi industri dapat disampaikan lebih awal sehingga pelatihan tenaga kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Komentar telah ditutup.