GRESIK, Berita Utama– Kendati sama-sama mendaftar sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Gresik dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk running di Pilkada 2024, yakni M Syahrul Munir dan dr Asluchul Alif, tetapi keduanya tak menunjukkan permusuhan. Bahkan, tampak sedang asyik nongkrong ngopi santai di salah satu cafe, Minggu malam (12/05/2024).
Tak pelak, berbagai spekulasi muncul dari kondisi tersebut. Apakah ada lobi-lobi ata deal-deal tertentu?. Sebab, sosok yang muncul di publik, kedua figur tersebut yang terang-terangan menebar banner dengan tagline masing-masing untuk menarik simpati publik dalam proses running di Pilkada Gresik 2024 yang dijadwalkan bulan November nanti.
“Sebatas komunikasi personal saja. Kebetulan, kami sudah lama sekali tidak ngopi bareng,”ujar M Syahrul Munir ketika ditanya tujuan pertemuan dengan dr Asluchul Alif.
Ketua FPKB DPRD Gresik tersebut menegaskan, ngopi bareng dengan dr Asluchul Alif bukan kapasitasnya sebagai pengurus DPC PKB Gresik melainkan personal karena sudah lama saling mengenal. Sehingga, komunikasi yang dilakukan sangat gayeng.
“Banyak hal yang kita omongkan. Termasuk ngobrol politik,”tukas dia.
Syahrul Munir yang dikenal politisi muda kritis pada pemerintahan mengakui memang mendaftar sebagai bacabup dalam penjaringan secara terbuka yang dilakukan DPC PKB Gresik. Dan prosesnya juga masih panjang.
“Saya sendiri masih fokus berproses di internal. Saya juga masih perlu meminta masukan dari banyak kyai, tokoh masyarakat, dan pengurus PKB Gresik di semua tingkatan,”tandasnya.
Terkait Pilkada Gresik 2024, Syahrul Munir juga menginggatkan, bahwa, rekomendasi pasangan calon (paslon) yang diusung oleh PKB menjadi kewenangan mutlak dari DPP PKB. Sehingga, tak mungkin melakukan deal-deal politik sendiri.
“Karena semua yang menentukan adalah DPP PKB,”tegas dia.

Sekedar diketahui, ada beberapa pendaftar calon bupati dan wakil bupati diundang dalam ta’aaruf dan pengarahan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar di Surabaya, pekan lalu. Yakni, Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir. Kemudian, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik M. Syahrul Munir. Selanjutnya, Ketua Partai Gerindra Gresik Asluchul Alif, Petahan Bupati Fandi Akhmad Yani, Wahyudin Husein ,Ainul Yakin Luthfie dan Dimas Setyo Wicaksono yang merupakan Caleg Terpilih DPRD Gresik dari PKB Gresik. Khusus Dimas Setyo Wicaksono mendaftar sebagai bacawabup.
Di Gresik, partai politik (parpol) yang bisa mengusung paslon sendiri dalam Pilkada 2024 yakni PKB dan Gerindra. Karena PKB mendapatkan 14 kursi di DPRD Gresik dalam Pileg 2024. Sedangkan Partai Gerindra mendapatkan 10 kursi. Tetapi, dr Asluchul Alif yang berusaha membangun koalisi besar mendaftar ke semua parpol yang membuka penjaringan bacabup untuk Pilkada Gresik 2024.
Komentar telah ditutup.