GRESIK, Berita Utama- Proses pembinaan atlet senam Jawa Timur, yang merupakan binaan PT Petrokimia Gresik (PG) berjalan dengan baik atau on the track. Hal tersebut dibuktikan Jawa Timur keluar sebagai juara umum setelah sukses memborong 18 medali emas, 10 perak dan 15 medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senam yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Senam Indonesia (Persani) di Bogor dan Bandung, Jawa Barat.
Dalam kejuaraan ini, kontingen Jawa Timur mengirimkan 26 atlet. Rinciannya masing-masing empat atlet artistik putri senior dan junior, kemudian lima atlet artistik putra senior, dan empat atlet artistik putra junior, tiga atlet ritmik senior dan empat junior, serta dua atlet aerobic gymnastic.
Perolehan medali Jawa Timur tidak hanya diperoleh atlet senam senior, tapi juga para junior
“Saya berharap prestasi ini memotivasi para atlet, baik senior maupun junior untuk bisa berprestasi di kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Juara bagi atlet hanya ada di atas podium, turun dari sana kita harus berjuang lagi. Perjuangan atlet tidak boleh berhenti untuk berlatih dan belajar jika ingin meningkatkan prestasi,” tandas Direktur Utama (Dirut) PG, Dwi Satriyo Annurogo sekaligus Dewan Pembina dari Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur dalam siaran persnya, Jumat (23/12/2022)
Kejurnas ini, sambung dia, merupakan pengalaman berharga bagi setiap atlet Jawa Timur, sekaligus menjadi kesempatan dan pengalaman untuk meningkatkan jam terbang.
“Kejurnas bukan hanya sekadar wadah meraih prestasi namun juga merupakan wadah lahirnya calon-calon atlet unggul dan berprestasi dari seluruh daerah di Jawa Timur untuk berlaga di kejuaraan tingkat Internasional,” tandasnya.
Dwi Satriyo mengapresiasi perolehan juara ini diperoleh atlet Jawa Timur dengan mengedepankan fair play. Seluruh atlet senam wakil Jawa Timur dapat menghargai keberagaman dan mampu menyatu dengan sesama atlet dari berbagai provinsi di Indonesia. Menurutnya, perjuangan untuk meraih kemenangan akan sangat bermakna ketika kemenangan yang diraih itu selalu menjunjung tinggi sportivitas.
“Prestasi ini semakin bermakna karena diperoleh dengan sportivitas. Tidak hanya menjadi catatan positif bagi atlet, tapi juga telah berhasil membawa nama harum Jawa Timur di kancah senam nasional,” ujar Dwi Satriyo.
PT Petrokimia Gresik sendiri cukup lama membina cabor senam di Jawa Timur. Diawali dengan pendirian Klub Senam Petrokimia Gresik, dimana pada tahun 1982 klub ini berganti nama menjadi Persani Jatim. Saat ini Persani Jawa Timur memiliki anggota yang berasal dari 36 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.
Komentar telah ditutup.