GRESIK, Berita Utama – Kinerja Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik sebagai penegak peraturan daerah (Perda) sangat hebat ketika menjalankan perda tentang ketentraman dan ketertiban umum. Terbukti mampu memburu keberadaan anak jalanan (Anjal) dan gepeng yang kerap meresahkan masyarakat.
Terbaru, razia tim Unit Reaksi Cepat (URC) melibatkan petugas gabungan, diantaranya Satpol PP Gresik, Dinas Sosial (Dinsos) Gresjk, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Trantib Kecamatan Cerme, Polsek Cerme, dan Koramil Cerme, berhasil menjaring sebanyak tiga anak punk, empat pengamen dan dua badut dari beberapa lokasi yang dilakukan penyisiran.
Yakni rel KA Cerme, Tugu Naga Giri di Bunder, Exit Tol Manyar, Exit Tol Kebomas, Simpang Empat Tri Dharma dan Simpang Lima Sukorame, Rabu (15/03/2023).
Kepala Satpol PP Gresik Suprapto mengatakan, dua laki-laki dan satu perempuan anak punk diamankan Rel KA Cerme. Sementara empat pengamen dijaring di Exit Tol Manyar dan Simpang empat Tri Dharma. Mirisnya, satu pengamen perempuan dalam kondisi hamil.
“Satu perempuan hamil dan satu putri anak-anak mengamen di Exit Tol Manyar, dan satu laki-laki mengamen di Simpang Empat Tri Dharma dalam keadaan mabuk,” kata Suprapto.
Dua badut yang tertangkap di Exit Tol Kebomas berjenis kelamin laki-laki. Bahkan, mereka membawa satu perempuan yang bertugas sebagai penjaga, memberikan informasi dan mengantisipasi jika sewaktu-waktu petugas datang.
Mereka yang terjaring digiring petugas ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Gresik guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini masih dilakukan BAP oleh Bidang Gakda Satpol PP Kab. Gresik,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.