Site icon Beritautama.co

Wujudkan Sadar Literasi, Disperpussip Gresik Pamerkan Arsip Tempo Dulu

TEMPO DOELOE. Kadisperpussip Gresik Budi Raharjo menunjukkan arsip foto kepada Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman.

GRESIK, Berita Utama- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpussip) Gresik untuk mewujudkan sadar literasi bagi masyarakat menggelar pameran arsip foto Gresik Tempo dulu, lomba storytelling SD dan MI se-Kabupaten Gresik, lomba penulisan cerpen, serta penampilan spesial dari maestro macapatan Gagrak Gresik yakni Mat Kauli.

Kegiatan bertajuk Melangkah Menuju 50 Tahun Pemkab Gresik yang berlangsung di salah satu mall di Gresik tersebut, berlangsung 14-15 Desember 2022.

“Berbagai upaya untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat bisa lewat pendidikan formal dan non formal. Dalam pendidikan non formal, salah satu jalannya adalah melalui perpustakaan. Namun seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, maka diperlukan strategi khusus agar perpustakaan tetap relevan dan menjadi tujuan masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman yang hadir, Kamis (15/12/2022).

Selain menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba storytelling dan lomba menulis cerpen, dalam kegiatan yang sama juga diberikan penghargaan kepada Maestro Macapat asal Gresik Mat Kauli. Penghargaan ini diberikan, lantaran jasa Mat Kauli yang begitu besar dalam pelestarian budaya Gresik.

Mat Kauli adalah seorang pegiat senin Macapatan Gresik yang lahir 1 Mei 1931. Sejarah panjangnya dalam bidang Macapatan dimulai sejak usia 17 tahun. Saat itu, dirinya belajar dari ayahnya yakni Alm Niti Sastro Samardi.

Beliau juga merupakan salah satu seniman Macapat Gresik yang mengulas kisah Sunan Giri di dalam Serat Centhini. Hingga sekarang diusianya yang menginjak 91 tahun, Mat Kauli masih aktif mengisi acara Macapatan di berbagai tempat.

Sementara itu, Kadisperpussip Gresik Budi Raharjo menjelaskan bahwa kegiatan tersebt bertujuan membangun dan menciptakan literasi tinggi di masyarakat, dalam rangka mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul Gresik Cerdas.

“Sedangkan penghargaan yang diberikan juga sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berhasil meningkatkan minat baca dan kebudayaan gemar membaca,” pungkasnya.

Exit mobile version