Site icon Beritautama.co

Wabup Gresik Soroti Bangunan di Bantaran Kali hingga Budaya Buang Sampah Sembarangan

HADIR. Bu Min ketika hadir dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 yang digelar Pengurus Ranting (PR) Muslimat NU Sukowati PAC Bungah

GRESIK, Berita Utama – Pembangunan di sekitar kali atau bantaran kali dan kebiasaan membuang sampah di selokan atau got, merupakan faktor yang memicu timbulnya banjir.  Hal tersebut dikatakan oleh Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 yang digelar Pengurus Ranting (PR) Muslimat NU Sukowati PAC Bungah, Jumat (03/02/2023)

“Banjir itu memang terjadi karena luapan sungai, tapi tidak lepas dari ulah manusia juga. Kalau kita lihat di sekitar sungai, saat ini sudah banyak bangunan. Sehingga berpotensi menghambat aliran sungai. Ditambah kebiasaan buang sampah sembarangan,” ujarnya.

Pemkab Gresik, sambung dia, telah berupaya melakukan berbagai macam hal. Mulai dari normalisasi sungai, hingga menyalurkan bantuan ke warga terdampak banjir.

“Oleh sebab itu, beberapa waktu belakangan ini, Gresik telah melakukan normalisasi Kali Lamong. Dimana dilakukan pengerukan Kali Lamong sehingga kapasitas tampungan air menjadi lebih besar.” papar dia.

Bu Min mengingatkan menjaga kebersihan lingkungan menjadi sebuah awal dalam membentuk kehidupan yang bersih dan sehat. Dengan membiasakan hidup bersih, lanjut dia, berdampak positif bagi pertumbuhan anak sehingga meminimalisir kemungkinan terkena stunting.

“Dulu saat saya baru menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik memiliki angka stunting 27%, setahun kemudian turun menjadi 23%, yang pada akhirnya akhir tahun 2022, Gresik turun menjadi 10,7%. Ini membuktikan bahwa kampanye hidup sehat telah berjalan dengan baik di Kabupaten Gresik.” ujarnya.

Maka, Bu Min meminta agar para kader Muslimat NU semakin gencar dalam menerapkan hidup sehat. Terutama dalam penanganan dan pengelolaan sampah di sekitar rumah masing-masing.

“Saya harapkan, Muslimat dapat membantu memilah sampah sampai dapat dijual. Sehingga dapat memberikan manfaat seperti menyekolahkan anak yatim dan sebagainya,” pungkas dia.

Exit mobile version