GRESIK, Berita Utama- Para tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Metatu dan Puskesmas Benjeng sdah turun ke masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Selain itu, beberapa inovasi yang telah dilakukan oleh Puskesmas Benjeng dan Puskesmas Metatu meliputi banyak hal. Mulai dari kunjungan homecare , konsultasi kesehatan via whatsapp , perawatan penderita diabetes, screening TBC, hingga jemput bola masalah stunting di sekolah-sekolah.
“Semua inovasi yang telah ditunjukkan, ini sangat luar biasa. Tinggal pelaksanaannya saja yang saya titip pesan untuk terus berkelanjutan. Jadi, semuanya benar-benar dilaksanakan untuk masyarakat,” tegas Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) dalam kegiatan pemantapan program Universal Health Coverage (UHC) dan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar, yang digelar di Kecamatan Benjeng, Kamis (16/02/2023).
Bu Min mewanti-wanti jangan sampai muncul anggapan di masyarakat, bahwa adanya UHC justru mempersulit pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah melaporkan bahwa di wilayah Benjeng mengalami peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan. Dari 27 ribu kepesertaan menjadi ke 31 ribu kepesertaan.
“Maka, pelayanan baik homecare maupun pelayanan di Puskesmas, baik di Benjeng maupun Metatu terus ditingkatkan mutunya. Sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran dan manfaat Puskesmas di wilayah Benjeng,” terang dia.
Kegiatan tersebut juga dihadiri pula oleh Camat Benjeng Siti Sulikah dan Muspika Kecamatan Benjeng, Kepala Puskesmas Metatu, dr Rosaria Asna Yunani bersama Kepala Puskesmas Benjeng, drg Novi Yuliawati.

