Site icon Beritautama.co

Tunggu Gaji, DLH Gresik Liburkan Sementara Pekerja Pengolah Sampah di TPST Ngipik

Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi dalam sidak ke TPST Ngipik

GRESIK, Berita Utama- Ketika anggota Komisi III DPRD Gresik melakukan sidak ke
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Ngipik, dicurhati tenaga harian lepas pengolah sampah yang belum bisa menerima gaji.
Alhasil, pengolahan sampah berhenti sementara per 1 Oktober 2026. Sebab instrumen gaji para belum bisa dijalankan menunggu berlakunya Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan APBD (P-APBD) Tahun 2026 setelah disahkan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi yang melakukan sidak mengatakan Perda P-APBD 2026 sudah disahkan dan menunggu persetujuan Gubernur Jatim. Batasan  waktunya  sekitar 15 hari untuk diperbaiki atau diterima sebelum diundangkan dalam lembaran daerah.
“Sebetulnya, kami hendak  mengecek progres lindfill. Seberapa efektif. Ternyata mulai 1 Oktober libur sementara,” ucapnya sesuai sidak, Selasa (29/09/2026)
THL pengolah sampah biasanya mengolah tumpukan sampah menggunakan alat landfill mining maupun pemilahan sampah basah.
Padahal alat tersebut bisa mengolah sampah minimal 5 ton per hari. Hasil pengolahan itu dapat dimanfaatkan untuk beragam kegunaan. Salah satunya untuk layering urukan.
Kepala UPT TPST DLH Gresik Purwaningtyas Noor Mariansyah membenarkan apabila para pekerja pengolah sampah diliburkan sementara. Sebab menunggu berlakunya P-APBD Gresik 2026 “Gajinya disana soalnya, jadi menunggu disahkan baru pengolahan beroperasi kembali,” pungkas dia.

Exit mobile version