Terlilit Hutang dan Tak Ada Pekerjaan Jadi Motif Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis di Menganti

Beritautama.co - Desember 6, 2023
Terlilit Hutang dan Tak Ada Pekerjaan Jadi Motif Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis di Menganti
CIDUK. Lima tersangka perampokan berujung pembunuhan hingga penadah barang hasil kejahatan diamankan Polres Gresik - (febrian kisworo)

GRESIK, Berita Utama – Motif perampokan dan pembunuhan Aris Suprianto (30) warga asal Surabaya tinggal di Dusun Glundung, Desa Pranti, Kecamatan Menganti, akhirnya terkuak. Tersangka HPS (23) warga Desa Morowudi, Kecamatan Cerme mengaku terlilit hutang sehingga bersama tersangka IS (30) warga Kecamatan Oku Timur, Sumatera Selatan merencanakan perampokan berujung pembunuhan sadis untuk menguasai barang berharga milik korban

Sebelum melancarkan aksinya, HPS berkenalan dengan IS (30) warga Kecamatan Oku Timur, Sumatera Selatan melalui media sosial. Saat itu, IS yang merantau di Pulau Jawa sejak tahun 2019 silam, sedang mencari pekerjaan. Tetapi, tak menemukan pekerjaan hingga berkenalan diajak ketemuan oleh HPS.

Setelah pertemuan tersebut, kedua tersangka kemudian merancang aksi perampokan terhadap korban. Modusnya, HPS mencari korban melalui medsos yakni Facebook (FB). Di medsos, HPS tertarik dengan korban yang menawarkan jasa pijat . Dalam percakapan di medsos, HPS dan korban hampir 4 jam.

“Baru kenal dengan korban, kenal lewat Facebook. Lihat postingannya kayak pijet gitu, terus saya mau main ke rumahnya. Awalnya, tak dibolehin ke rumahnya. Lalu diajak ngopi dulu bertiga. Kemudian diajak ke rumahnya sendiri oleh orangnya (korban-red,” ujar HPS saat jumpa pers di Mapolres Gresik, Rabu (06/12/2023).

Selanjutnya, ketiganya menuju ke kediaman korban di rumah kaplingan Dusun Glundung, Desa Pranti, Kecamatan Menganti. Lalu, tersangka HPS menemani korban di kamarnya hingga menunggu korban tidur terlelap.

Sementara, tersangka IS memasak mie di dapur sambil menyiapkan sebilah pisau yang diselipkan di celana bagian belakang untuk melancarkan aksi yang telah direncanakan.

“Melihat pisau, saya ambil buat jaga-jaga. Kalau tidak tidur (korban-red) kita ambil saja (barang berharga-red),” kata tersangka IS.

Sesampainya di kamar, ternyata korban belum tidur. Korban secara reflek terbangun dan mengetahui IS sedang membawa sebilah pisau. Spontan, korban t hendak berteriak maling. Sehingga, terjadi perlawanan antara korban dengan kedua tersangka.

 “Saya tancapin pisaunya itu, tapi tidak mempan. Langsung HPS memiting (korban-red), saya ambil blok paving, dia (korban) spontan panik teriak-teriak “tolong”, langsung saya pukul,” imbuhnya.

Setelah korbannya tewas, keduanya membawa kabur ponsel dan motornya ke Jawa Tengah untuk dijual dan menghilangkan jejak.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, motif pembunuhan yang dilakukan oleh kedua tersangka untuk menguasai harta benda milik korban, yakni sebuah ponsel dan sepeda motor korban.

“Kedua tersangka pembunuhan dijerat pasal  365 ayat 4 dan atau 338 KUHP dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun, kemudian pasal 338 KUHP diancam dengan pidana penjara maksimal lima belas tahun,” jelasnya.

Adhitya menambahkan, pihaknya juga menangkap tiga tersangka sebagai penadah yang menerima barang hasil perampokan oleh kedua tersangka yang dijual di wilayah Jawa Tengah.

Ketiga penadah yakni Moh. Alditia Rosyadi (28) warga Desa Sedan RT 02 RW 02 Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Ahmad Supriyadi (35) warga Desa Genuksari RT 05 RW 09 Kecamatan Genuk, Kota Semarang, dan Joko Dwi Utomo (31) warga Blado RT 02 RW 03 Desa Tegalanum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

“Ketiganya dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman penjara paling lama empat tahun dan paling banyak sembilan tahun,” pungkasnya.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Pemkab Gresik Jemput dan Beri Subsidi Tiket Kapal Santri Asal Bawean

Pemkab Gresik Jemput dan Beri Subsidi Tiket Kapal Santri Asal Bawean

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Gus Yani Ajak Pilah Sampah Sejak dari Rumah

Gus Yani Ajak Pilah Sampah Sejak dari Rumah

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Satgas Pangan Polres Gresik Cek Harga Bahan Pokok

Satgas Pangan Polres Gresik Cek Harga Bahan Pokok

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
SIG Jadi Perusahaan Construction Materials Terbaik di Asia Tenggara Implementasikan ESG

SIG Jadi Perusahaan Construction Materials Terbaik di Asia Tenggara Implementasikan ESG

Berita   Ekonomi   Nasional   Sorotan
RS Wates Husada dan RSPG  yang Resmi Sediakan Vaksin Covid Pilihan Berbayar

RS Wates Husada dan RSPG yang Resmi Sediakan Vaksin Covid Pilihan Berbayar

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Respon Oknum Anggotanya Terjerat Narkoba, Satpol PP Gresik Gelar Tes Urine

Respon Oknum Anggotanya Terjerat Narkoba, Satpol PP Gresik Gelar Tes Urine

Berita   Daerah   Hukum   Pemerintah   Sorotan
Menteri ESDM Optimis Smelter PTFI Siap Beroperasi Juni 2024

Menteri ESDM Optimis Smelter PTFI Siap Beroperasi Juni 2024

Berita   Ekonomi   Nasional   Sorotan
hari-santri-2023 hamdi-nu