GRESIK, Berita Utama – Deklarasi Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIIN) dalam bursa Capres Cawapres di Pilpres 2014 mendatang, memunculkan berbagai respon dari kalangan pengurus PBNU. Salah satunya yakni, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Sulaiman Tanjung yang membuat pernyataan, bahwa calon presiden yang menggandeng Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres pada Pemilu 2024 akan mengalami kekalahan.
Tak pelak, penyataan tersebut mendapat reaksi keras dari tokoh NU sekaligus mantan Ketua PCNU Gresik KH. Khusnan Ali. Menurutnya, jika statemen tersebut dalam kapasitasnya sebagai PBNU, maka justru merusak NU.
“Kami prihatin sekali, di akar rumput warga NU baik-baik saja, tetapi ada person di tingkat elit kurang memberi contoh yang baik, bahkan cenderung merendahkan yang lain. Itu yang saya maksud terpapar virus “ana khairun minhu”. Ini pendapat pribadi saya,” ujarnya kepada beritautama.co, Minggu (03/09/2023).
Menurutnya, yang dimaksud dengan “merusak NU” hanya sebatas pada merusak hubungan baik antar sesama kader dan warga NU.
“Karena, tidak mungkin kebesaran NU karena barokah para pendirinya, bisa dirusak oleh perilaku seseorang yang minim etika,” imbuhnya.
Pihaknya berdoa dan berharap agar senantiasa mendapatkan bimbingan melalui barokah para ulama’.
“Semoga kita selalu mendapat bimbingan dari Allah melalui barokah para ulama dan penjuang di NU. Aamiin.. Aamiin.Aamiin ..,” tandas dia.

