GRESIK, Berita Utama – Penghentian siaran TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) di Surabaya Raya, membuat masyarakat Kabupaten Gresik menyerbu toko elektronik untuk membeli set top box (STB) agar bisa menikmati hiburan di TV tanpa harus membeli televisi baru.
Sejumlah toko elektronik di Kota Santri dibanjiri pembeli. Bahkan, pedagang STB dadakan mulai bermunculan untuk melihat peluang tersebut. Alhasil, harga STB juga naik di pasaran dari harga sebelumnya.
“Iya saya jualan, nanti barangnya mulai datang,” kata Bahtiar Rifa’ (33), warga Kecamatan Kebomas yang mendadak menjadi pedagang STB saat dikonfirmasi beritautama.co, Selasa (21/12/2022).
Warga yang sebelum pengumuman penghentian siaran TV analog sudah membeli STB masih bisa tersenyum puas. Sebab, ada berbagai macam merek dengan harga yang terjangkau. Karena permintaan banyak, akhirnya harga terkatrol naik.
“Untung saya sudah beli duluan harganya Rp 150 ribu. Sekarang, rata-rata yang dijual harganya diatas Rp 250 ribu,”ujar Ghozali (47) warga Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik.
Selain itu, dia mengaku tak perlu berdesak-desakan menyerbu toko elektronik untuk mendapatkan STB.
Keluhan juga dirasakan Dani (28), warga Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar yang mengaku TV di rumahnya menjadi buram sejak pemberlakuan penghentian siaran TV analog diganti digital. Dia pun akhirnya pergi ke salah satu toko elektronik untuk membeli STB.
“TV di rumah jadi buram dan hanya ada gambar semutnya. Mau tidak mau saya harus beli STB,” ucapnya.
Pemuda yang masih lajang itu mengatakan, dirinya membeli STB dengan harga Rp 280 ribu. Menurutnya, ada beberapa jenis STB dengan harga variatif yang bisa didapatkan oleh warga. “Harganya beda-beda, ada yang 250 ribu, 280 ribu, dan 300 ribu, karena ada yang langsung nyambung Wifi dan tidak,” terang dia.
Meski kebijakan siaran TV analog dimatikan dan diganti digital dinilai cukup ribet. Namun Dani menilai penggunaan STB bisa membuat kualitas gambar TV di rumahnya semakin jernih.
“Kelebihan pakai STB ya gambar lebih jernih,” jelasnya.

