Site icon Beritautama.co

Setelah Menunggu Puluhan Tahun, Akhirnya Masyarakat Gresik Bisa Pantau Kualitas Udara

UDARA.Videotron yang dipasang DLH di depan DPUTR Gresik menampilkan Indeks Kualitas Udara

GRESIK, Berita Utama – Tingginya aktivitas di Kabupaten Gresik yang merupakan kota industri tidak dipungkiri cukup mempengaruhi kualitas udaranya. Sebab, emisi atau gas yang dibuang tinggi. Namun sepanjang tahun 2022 lalu, kualitas udara di Gresik semakin bersih.

Ada kabar gembira setelah puluhan tahun berwacana,  akhirnya masyarakat di Gresik bisa melihat kualitas udara secara real time. Sebab, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik telah menampilkan Indeks Kualitas Udara (IKU) di videotron yang berada di depan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Saat ini, DLH telah memasang Air Quality Monitorng System (AQMS) di dua titik. Yakni simpang lima Kawasan Industri Gresik (KIG) mewakili udara industri dan Terminal Bunder mewakili zona transportasi. Dari dua alat yang sudah terpasang itu, masyarakat bisa melihat laporan dari kedua alat tersebut di videotron depan DPUTR.

Kepala DLH Gresik Sri Subaidah mengatakan, alat AQMS itu memiliki tujuh parameter yang menjadi pemantauan. Yakni SO2, O3,  NO2, HC, CO, PM10 dan PM2,5. Alat tersebut bisa mendeteksi kualitas udara secara realtime setiap saat.

Tidak hanya di videotron, masyarakat juga bisa memantau kualitas udara Gresik menggunakan smartphone. Yakni menggunakan link https://bit.ly/ispugresik.

“Sementara baru di depan Dinas PU. Rencananya videotron di depan Kantor DPRD juga akan ditampilkan serupa,” ucapnya kepada awak media, Kamis (16/03/2023).

Dari pantauan alat tersebut, kualitas udara di Gresik cenderung baik. Subaidah memastikan udara di Kota Pudak secara hariannya dipastikan layak hirup. Kamis sore (16/03/2023), kualitas udara di Gresik memiliki nilai 23 dengan parameter kritis NO2. Sehingga udara  sangat baik.

Dari data DLH Gresik, indeks kualitas udara (IKU) Gresik tahun 2022 mencapai 81,03 persen. Angka itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2021 sebesar 80,33.

Exit mobile version