GRESIK, Berita Utama – Dalam sehari, dua pria ditemukan meninggal dunia lantaran tenggelam, Jumat (16/02/2024). Kejadian pertama di tambak tanah kas desa (TKD) Desa Sembayat, Kecamatan Manyar. Korban bernama Edy Arifin (58) warga RT 10 RW 4 Desa Gumeno, Kecamatan Manyar ditemukan mengapung dalam posisi tengkurap.
Pertama kali yang menemukan yakni Fadholi, pengelola tambak setempat atau kepala desa setempat.
“Saat itu, saksi mau ambil tumpukan sampah. Saat diangkat, dia menemukan jenazah pria sudah dalam kondisi tak bergerak,” kata Kapolsek Manyar AKP Tatak Sutrisno.
Setelahnya saksi melapor ke Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk diteruskan ke Polsek Manyar. Mendapat laporan tersebut. anggota bergegas menuju ke Tempat Kejadian Perkara dan membawa jenazah ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimintakan visum et repertum. Korban diketahui kesehariannya berprofesi sebagai tukang pemungut sampah.
Kejadian kedua dengan korban bernama Kanan (63), warga Dusun Banjarmelati, Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang ditemukan tewas saat mengambil air di Kali Lamong yang melintas di Desa Banjaragung..
Informasi dihimpun, mulanya dia berpamitan ke keluarga hendak melakukan penyemprotan di sawah. Keluarganya curiga lantaran korban tak kunjung pulang ke rumah. Selanjutnya, melapor ke Pemerintah Desa setempat untuk diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik.
“Korban ditemukan warga dan anggota juga sudah meluncur ke sana tadi,” ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, Driatmiko Herlambang.
Sementara itu, Kapolsek Balongpanggang AKP Moch. Dawud membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk dimintakan visum et repertum,” tandasnya.

