GRESIK, Berita Utama – Ratusan kicau mania memadati Gantangan Netral Family di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar tepatnya di belakang kantor balai desa setempat, Kamis (26/1/2023). Mereka berlaga dalam lomba burung bertajuk Gus Iwan feat Netral Family BC.
Pantauan beritautama.co di lokasi, antusias para penghobi burung kicau yang hadir dalam perlombaan tersebut sangat tinggi.
Ketua Panitia Lomba Kicau Gus Iwan feat Netral Family BC, Saiful Arif mengatakan, sebanyak 306 peserta yang mengikuti perlombaan kicau burung ini. Mereka datang dari Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan.
“Ada beberapa juga dari Surabaya, berbagai komunitas juga ikut, acara berjalan sukses besar dan sangat meriah,” kata Arif.
Perlombaan kicau Gus Iwan feat Netral Family BC, Saiful Arif ini, lanjut Arif, terbagi menjadi 21 kelas. Disamping itu, panitia juga menyediakan berbagai bonus dan hadiah bagi para pemenang lomba di masing-masing kelas.
“Kelas Murai, Cucak Hijau, Kacer, Kenari, Cendet. Panitia juga menyediakan bonus dan hadiah bagi para pemenang lomba,” terangnya.
Pihaknya lantas mengapresiasi kepedulian Gus Iwan yang tidak lain Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur terhadap para penghobi burung burung. Kolaborasi ini, kata dia, merupakan kebanggaan tersendiri bagi para kicau mania.
“Terimakasih kepada Gus Iwan yang banyak mensupport gelaran Gus Iwan feat Netral Family ini, suatu kebanggaan bisa meramaikan dan untuk kedepannya bisa terus kerjasama dan dijadikan contoh bagi yang lain,” harapnya.
Sementara itu, Ahmad Iwan Zunaih atau Gus Iwan menuturkan bahwa selain menyalurkan hobi, perlombaan burung kicau semacam ini juga dapat menjadi ajang silaturahim serta meningkatkan perputaran roda ekonomi masyarakat kususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Event-event seperti ini bukan hanya bertujuan untuk kongkow-kongkow penghobi burung kicau semata, tetapi lebih dari itu juga bisa meningkatkan kecintaan kepada satwa sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat, selain itu dalam rangka ikut serta memperkuat ekonomi masyarakat hususnya bagi UMKM. Karena dengan adanya pertemuan banyak massa pada tempat dan waktu yang sama maka secara otomatis akan menciptakan potensi ekonomi,” pungkasnya.

