Site icon Beritautama.co

Pulau Bawean Jadi Prioritas, Satgas Wakaf Gresik Tingkatkan Akselerasi Sertipikasi Tanah Wakaf

GRESIK, Berita Utama– — Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik komitmen mendukung akselerasi legalisasi aset umat. Untuk itu, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Wakaf melakukan rapat koordinasi untuk mengurai berbagai kendala mulai dari minimnya dokumen dari nazhir, rendahnya literasi hukum masyarakat, hingga kendala geografis di sejumlah lokasi. Kemudian, Satgas berhasil menyusun berbagai langkah taktis dalam rapat yang dipimpin Ketua Satgas Yuridis, Wasono Gigih Lanang Sejati, S.ST., dan diikuti oleh seluruh tim teknis lapangan, akhir pekan kemarin.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan di Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur. Dalam forum itu, Kantor Pertanahan Gresik memaparkan capaian progresif dan tantangan riil di lapangan dalam upaya percepatan sertipikasi tanah wakaf di wilayah Gresik, termasuk Bawean.

“Kita butuh kolaborasi yang adaptif dan strategi lapangan yang responsif terhadap kondisi sosial dan geografis masyarakat. Setiap masukan dari tim lapangan menjadi pondasi penting untuk penyempurnaan skema kerja kita,” ujar Wasono dalam siaran persnya, Minggu (25/05/2025)

Berbagai langkah taktis yang telah disusun untuk akselerasi sertipikat tanah wakaf yakni meningkatkan sinergi dengan KUA dan tokoh masyarakat. Selain itu, pendekatan persuasif berbasis edukasi kepada nazhir dan ahli waris dan penjadwalan ulang kegiatan lapangan pada lokasi prioritas.

Untuk akselerasi di Pulau Bawean, maka rapat membahas persiapan pemberangkatan tim lapangan ke Pulau Bawean. Sebab, Pula Bawean adalah kawasan dengan potensi tanah wakaf tinggi namun masih minim legalitas akibat keterbatasan akses. Untuk itu, Wasono menekankan pentingnya kesiapan logistik, dukungan perangkat kerja, serta koordinasi intensif dengan pemangku wilayah setempat.

“Penanganan di Bawean harus fleksibel namun terukur. Kita ingin menjamin bahwa tidak ada satu pun aset wakaf umat yang terlewat hanya karena tantangan geografis,” tegasnya.

Selain itu, tercapai kesepahaman bahwa penguatan sistem monitoring berbasis data untuk memastikan transparansi dan keterpantauan progres di setiap titik lokasi. Ke depan, koordinasi serupa akan digelar secara periodik sebagai bentuk konsistensi dan komitmen dalam mengawal program strategis nasional ini.

Satgas Percepatan Wakaf Gresik optimistis, dengan sinergi dan strategi yang tepat, percepatan legalisasi tanah wakaf akan semakin optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Exit mobile version