Site icon Beritautama.co

PT Cargill Indonesia Dukung Perempuan Wirausaha Kerajinan Batik

WIRAUSAHA. PT Cargill Indonesia bekerjasama dengan Penala Samahita Parma memberikan pembekalan dalam pengelolaan usaha kepada 20 perempuan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Batik“Adimukti” di Kecamatan Manyar

GRESIK, Berita Utama– PT Cargill Indonesia bekerjasama dengan Penala Samahita Parma memberikan pembekalan dalam pengelolaan usaha kepada 20 perempuan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Batik“Adimukti” di Kecamatan Manyar. Pelatihan tahap kedua tersebut, berfokus pada pengembangan manajemen usaha setelah yang pertama dilakukan pada Januari hingga Juni 2023 yang berfokus pada teknik dan produksi batik.

Anggota Kelompok Usaha Batik “Adimukti” adalah ibu rumah tangga berusia 20 hingga 55 tahun yang terdiri dari 20 anggota inti yang menjadi penggerak untuk pemberdayaan perempuan lainnya di komunitas mereka untuk turut terlibat di dalam pengelolaan usaha batik berbasis masyarakat tersebut.

“Kami melihat potensi dan semangat dari kelompok perempuan di Desa Manyarsidomukti. Sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung pemberdayaan perempuan, kami melihat pentingnya penguatan dalam bidang manajemen usaha agar kreativitas yang telah dimiliki di dalam kerajinan batik dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi usaha yang dijalankan oleh masyarakat untuk masyarakat,”kata Adi Suprayitno, Admin and Relations Manager PT Cargill Indonesia dalam siaran persnya, Jum’at (22/09/2023)

Pihaknya berharap dapat mendukung pembangunan berkelanjutan masyarakat lokal melalui serangkaian pelatihan kami, dan membantu masyarakat memanfaatkan peluang untuk mencapai kesejahteraan saat ini dan di masa depan.

“Pelatihan ini kami desain untuk membantu kelompok ibu pembatik di desa agar memahami visi usaha bersama. Kami mencoba mempertautkan visi desa dengan visi kelompok usaha pembatik ini agar menyatu dengan entitas desa,” kata Andri Siswanto,

fasilitator pelatih dari Penala Samahita Parma.

Di dalam rangkaian pelatihan, anggota Kelompok Usaha Batik “Adimukti” mendapat pembekalan mengenai perencanaan usaha, peta pasar seni kerajinan batik dari lokal, regional hingga nasional agar para peserta lebih memahami rantai pasokan, jasa pendukung, serta regulasi terkait industri kerajinan batik.

 “Kami merasa bangga dapat mengembangkan warisan budaya batik Adimukti. Kekuatan kami adalah berkelompok, sehingga kami harus satu visi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus kompak. Kalau mau maju usahanya, majunya bersama-sama. Belajar membatiknya sama-sama juga,” ujar Muafiah, Ketua Penggerak PKK Desa Manyarsidomukti.

Sebelumnya, Cargill telah memberikan 10 sesi pelatihan mengenai dasar-dasar membatik dan pembuatan kemasan produk, memberikan peralatan dan perangkat membatik, hingga bersama-sama mendorong upaya promosi produk batik khas Manyar.

Exit mobile version