GRESIK, Berita Utama – Menghadapi Pemilu serentak 2024, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik terus merapatkan barisan dan mensolidkan diri untuk mempertahankan dominasi sebagai partai politik (Parpol) pemenang di Gresik. Terbaru, PKB membentuk kelompok kerja (Pokja) kader penggerak Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Petugas Pokja Kader Penggerak TPS sendiri dibentuk di tingkat kecamatan se-Kabupaten Gresik, dengan jumlah personil masing-masing sebanyak 5-9 orang. Selanjutnya, mereka akan bertugas menjaring saksi sesuai dengan jumlah TPS, serta melakukan sosialisasi dan memenangkan calon presiden (Capres) yang diusung oleh PKB.
Ketua DPC PKB Gresik Muh Abdul Qodir mengatakan, target 16 kursi yang dipatok PKB Gresik dalam perhelatan pemilu 2024 dapat diraih dengan kekompakan dan soliditas seluruh jajaran kader partai mulai pengurus inti, lembaga maupun badan otonom (Banom).
“Lembaga kaderisasi harus bahu membahu bersama badan otonom dan lainnya untuk bergerak berjuang memenangkan PKB dalam pemilu 2024,” ujarnya dengan nada optimis, Jum’at (23/12/2022).
Lembaga kaderisasi dan banom, lanjut Qodir, menjadi barisan ujung tombak dalam mendongkrak elektabilitas partai. Untuk itu, berbagai langkah upaya dan strategi harus terus dilakukan secara masif dan konsisten.
“Dengan masifnya kegiatan yang dilakukan oleh lembaga kaderisasi dan badan otonom, secara otomatis meningkatkan identitas partai PKB. Untuk itu saya berharap agenda ini terus dimaksimalkan secara masif di seluruh DPAC,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi menuturkan bahwa Pokja Kader Penggerak TPS dibentuk di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Masing-masing Pokja akan merekrut sebanyak 2 orang saksi untuk setiap TPS.
“Saksi luar dan saksi dalam,” ungkapnya.
Personil Pokja Kader Penggerak TPS, lanjut Imron, juga mempunyai tugas mendukung dan memenangkan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar sebagai Capres 2024.

