Site icon Beritautama.co

PG Bantu Revitalisasi Fasilitas Nelayan Sekitar Perusahaan Rp 100 Juta 

GRESIK, Berita Utama–  PT Petrokimia Gresik (Persero) menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada kelompok nelayan di Kelurahan Lumpur, Gresik, melalui kegiatan Komunikasi Bersama Nelayan Lumpur (Nasi Layur) yang digelar di Bale Cilik.
Bantuan tersebut, bagian dari komitmen Petrokimia Gresik untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah yang dapat dirasakan secara langsung oleh kelompok nelayan di sekitar perusahaan.
Bantuan akan dimanfaatkan untuk revitalisasi sejumlah fasilitas pendukung aktivitas nelayan, seperti bale, dermaga, serta sarana lainnya yang digunakan masyarakat pesisir dalam menunjang kegiatan sehari-hari bagi kelompok nelayan yang tersebar di lima Bale Kelurahan Lumpur , yaitu Bale Pasusukan, Bale Purbo, Bale Wonorejo, Bale Cilik, dan Bale Gede.
“Keberadaan Petrokimia Gresik tidak dapat dipisahkan dari masyarakat di sekitar perusahaan. Karena itu, kami ingin terus hadir melalui kontribusi yang benar-benar memberikan manfaat, salah satunya dengan mendukung perbaikan fasilitas yang digunakan nelayan dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Vice President (VP) Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Ari Primantara dalam siaran persnya, Rabu (7/10/2026).
Pihaknya berharap revitalisasi fasilitas tersebut dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendukung aktivitas kelompok nelayan secara berkelanjutan.

Selain penyaluran bantuan, Nasi Layur juga menjadi ruang komunikasi langsung antara Petrokimia Gresik dengan kelompok nelayan. Melalui forum ini, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan masukan, sementara perusahaan dapat berbagi informasi yang relevan dengan aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.

“Melalui Nasi Layur, kami ingin membangun komunikasi yang semakin dekat dan terbuka. Bukan hanya menyampaikan informasi dari perusahaan, tetapi juga mendengar langsung masukan dan kondisi yang ditemui masyarakat di lapangan,” jelas Ari.

Dalam kegiatan tersebut, Petrokimia Gresik turut melibatkan fungsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan dan prosedur keselamatan apabila masyarakat menghadapi kondisi darurat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Materi yang disampaikan meliputi pemahaman mengenai langkah awal yang perlu dilakukan, pentingnya mengutamakan keselamatan diri, serta jalur komunikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan informasi kepada perusahaan sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut Ari, edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap keselamatan dan lingkungan, terutama bagi kelompok nelayan yang sehari-hari beraktivitas di kawasan pesisir sekitar perusahaan.

“Keselamatan perlu menjadi kepedulian bersama. Karena itu, masyarakat juga perlu mendapatkan informasi yang tepat mengenai langkah yang harus dilakukan apabila menghadapi kondisi tertentu. Dengan komunikasi yang baik, perusahaan dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik berharap kolaborasi dengan masyarakat pesisir dapat terus berkembang, tidak hanya melalui komunikasi dan edukasi, tetapi juga melalui program-program yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Exit mobile version