GRESIK, Berita Utama– Setelah hampir sepekan tak ada kapal penyeberangan Gresik – Bawean akibat cuaca buruk sehingga pelayaran dihentikan sementara , akhirnya sebanyak 247 penumpang dari Pulau Bawean bisa berlabuh di Pelabuhan Gresik, Kamis (30/07/2026).
Mereka diangkut dengan kapal cepat Ekspres Bahari 6 F. Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Gresik mengawal ketat proses kedatangan ratusan penumpang tersebut.
Berdasarkan manifes kapal, jumlah penumpang terdiri atas 241 orang dewasa, lima balita, serta satu orang pasien yang membutuhkan penanganan medis khusus setibanya di Pelabuhan Gresik.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik AKP Ali Fauzi memimpin langsung pengamanan bersama personel Polsek Kawasan Pelabuhan dan petugas Syahbandar Kelas II Gresik. Pengamanan difokuskan pada proses sandar kapal, pengaturan arus penumpang, hingga rekayasa lalu lintas di kawasan pelabuhan guna mengantisipasi kepadatan.
“Kami hadir di lapangan untuk memastikan seluruh proses kedatangan penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar. Terlebih lagi, kapal hari ini cukup padat karena arus penumpang sempat tertahan selama beberapa hari akibat faktor cuaca,” ujar AKP Ali Fauzi.
Selain menjaga keamanan, personel kepolisian juga memberikan pelayanan kemanusiaan kepada penumpang yang membutuhkan bantuan. Sejumlah lansia dibantu menuju area parkir menggunakan mobil patroli agar lebih mudah dan aman.
Petugas gabungan juga bergerak cepat mengevakuasi seorang penumpang berstatus pasien dari atas kapal menuju ambulans yang telah disiagakan di pelabuhan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Berkat sinergi antara Polsek Kawasan Pelabuhan Gresik, Syahbandar Kelas II Gresik, serta seluruh unsur terkait, proses debarkasi hingga kepulangan ratusan penumpang berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Kehadiran aparat di lapangan menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di kawasan transportasi laut.

