Site icon Beritautama.co

Pemotor di Gresik Dirawat di Rumah Sakit Setelah Tertimpa APK Caleg Golkar Ambruk

DIRAWAT. Muhammad Habib (harus menjalani perawatan intenif di RS Semen Gresik setelah tertimpa APK Caleg dari Partai Golkar

GRESIK, Berita Utama – Sial menimpa Muhammad Habib (25), pengendara motor asal Dalean Kidul RT 02 RW 03 Dusun Dalean, Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme yang harus menjalani perawatan intenif di RS Semen Gresik setelah tertimpa Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislative (Caleg) dari Partai Golkar yang tiba-tiba roboh Minggu kemarin (17/12/2023).mengenai tubuhnya setelah diterjang hujan dan angin kencang. Peristiwa ini terjadi di sekitaran Taman Bundaran GKB Gresik,

“Kejadian sekitar Maghriban, saya langsung terlempar ke arah kanan. Rasanya seperti kayak dibanting, sepeda langsung tak lepas begitu. Bagian dada saya ini yang kena sikunya baliho,” ungkap dia dengan berbaring di RS Semen Gresik saat ditemui beritautama.co di RS Semen Gresik, Senin (18/12/2023).

Setelah kejadian, dia sempat merasakan sesak napas dan tak sadarkan diri. Saat itu, korban berboncengan bersama pacarnya melaju dari arah utara. Lalu, memutari Taman Bundaran GKB hendak ke Gressmall. Beruntung, pacar korban hanya mengalami luka ringan.

“Dibantu penjaga warung setempat di situ, saya sempat tak sadarkan diri. Saya sempat dibantu ditekan-tekan dibagian dada dan perut sambil nunggu dipesankan ojek online untuk dibawa ke RS Semen Gresik,” imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, Habib kini merasakan nyeri pada bagian dalam dadanya. Ia juga sempat batuk berdahak hingga mengeluarkan darah.

“Dari hasil foto rontgen ada memar, tapi gak apa-apa. Sekarang sudah mendingan, sudah gak sesak seperti kemarin. Juga sempat batuk dan keluar darah berkali-kali,” bebernya. 

Korbannya bukan Habib juga ada seorang wanita yang mengalami kecelakaan serupa setelah tertimpa APK banner di tempat yang berbeda ketika sama-sama mendapat pertolongan di  UGD di RS Semen Gresik.

“Ada satu cewek juga yang barengan saya. Itu lumayan cukup parah, cuma lokasi tertimpa bannernya berbeda, saya kurang tahu pasti. Saat pakai alat bantu pernapasan yang di hidung, itu sudah banyak darah. Tidak lama kemudian dirujuk dan dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya,” tandasnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gresik Habiburrahman, saat dikonfirmasi menyampaikan keprihatinannya terhadap kejadian tersebut.

“Kami harap dan kami mohon kepada si pemasang banner ini kalau masang harus menaati estetika, beserta keamanan bagi lingkungan. Mohon disampaikan titik lokasinya, dan kontestan pemilu yang memiliki APK itu,” tandasnya.

Exit mobile version